Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, menegaskan pentingnya kehati-hatian bagi masyarakat dalam menjaga keamanan rumah mereka selama bulan suci ramadan tahun ini. Terlebih bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik luar daerah.
Menurutnya, ada peningkatan risiko pencurian yang terjadi selama bulan ramadan, terutama disebabkan oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang meninggalkan pintu rumah terbuka saat pergi untuk menunaikan ibadah salat subuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan pencurian ini dengan lebih berhati-hati,” tutur Joha, Senin (8/4/2024).
Politisi Partai NasDem ini mmenekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan rumah mereka, terutama dengan memastikan bahwa pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik sebelum meninggalkan rumah.
“Selain itu, kita juga mengajak masyarakat untuk saling memperhatikan dan memberi informasi jika ada aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan rumah,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko pencurian selama bulan ramadan dan Hari Raya Idulfitri, serta memastikan bahwa semua dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aman.
“Keamanan rumah adalah tanggung jawab bersama, dan semua pihak perlu bekerja sama untuk mencegah kejahatan dan menjaga ketentraman selama ramadan dan idulfitri ini. Terlebih yang mau mudik, pastikan semuanya aman, listrik dan kompor harus dicek dengan benar,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, menegaskan pentingnya kehati-hatian bagi masyarakat dalam menjaga keamanan rumah mereka selama bulan suci ramadan tahun ini. Terlebih bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik luar daerah.
Menurutnya, ada peningkatan risiko pencurian yang terjadi selama bulan ramadan, terutama disebabkan oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang meninggalkan pintu rumah terbuka saat pergi untuk menunaikan ibadah salat subuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan pencurian ini dengan lebih berhati-hati,” tutur Joha, Senin (8/4/2024).
Politisi Partai NasDem ini mmenekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan rumah mereka, terutama dengan memastikan bahwa pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik sebelum meninggalkan rumah.
“Selain itu, kita juga mengajak masyarakat untuk saling memperhatikan dan memberi informasi jika ada aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan rumah,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian masyarakat, diharapkan dapat mengurangi risiko pencurian selama bulan ramadan dan Hari Raya Idulfitri, serta memastikan bahwa semua dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aman.
“Keamanan rumah adalah tanggung jawab bersama, dan semua pihak perlu bekerja sama untuk mencegah kejahatan dan menjaga ketentraman selama ramadan dan idulfitri ini. Terlebih yang mau mudik, pastikan semuanya aman, listrik dan kompor harus dicek dengan benar,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)