Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah saat menanggapi aksi tuntutan PMII di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (7/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menerima aksi tuntutan yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Samarinda, Kamis (7/3/2024).
Dalam orasinya,PMII menyatakan beberapa kali pihaknya telah mengajukan surat untuk bertemu dengan pimpinan namun sama sekali tak membuahkan hasil.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah dengan tegas mengatakan DPRD sangat terbuka dengan segala aspirasi yang ditunjukan masyarakat.
“Jangankan teman-teman mahasiswa, kelompok yang bahkan mungkin di bawah lagi, buruh, petani, tukang, nelayan, yang mau menyampaikan aspirasinya untuk bertemu dengan DPRD kami terima dengan lapang dada. Mungkin ada miskomunikasi sehingga tidak tersampaikan ke pimpinan,” jelas Helmi saat berhadapan langsung dengan PMII di Gedung DPRD Samarinda.
Helmi menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah menghindar ataupun menolak kehadiran masyarakat untukk bertemu. Ia beserta jajaran di DPRD selalu siap sedia
“Ketua kami pun, siapa pun itu yang meminta untuk bertemu pasti beliau secara lapang dada menerima. Jadi saya ingiin klarisifikasi jangan sampai salah persepsi dengan DPRD Kota Samarinda,” tuturnya.
Helmi menambahkan, bukan masalah apabila ada masyrakat yang ingin datang setiap hari atau seminggu sekali, selama bersurat dan sesuai dengan prosedur maka akan dilayani, yang kemudian akan dijadwalkan pertemuan.
“Selama tujuannya untuk kebaikan warga Kota Samarinda kami akan sangat terbuka,” ungkapnya.
Terkait dengan hal itu, Helmi akan menegur dan mengecek ulang pada bagian sekretariat yang mengurusi soal administrasi.
“Nanti akan kami tegur, bagaimana ini ada yang mau bertemu anggota dewan kok dipersulit,” pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah saat menanggapi aksi tuntutan PMII di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (7/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menerima aksi tuntutan yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Samarinda, Kamis (7/3/2024).
Dalam orasinya,PMII menyatakan beberapa kali pihaknya telah mengajukan surat untuk bertemu dengan pimpinan namun sama sekali tak membuahkan hasil.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah dengan tegas mengatakan DPRD sangat terbuka dengan segala aspirasi yang ditunjukan masyarakat.
“Jangankan teman-teman mahasiswa, kelompok yang bahkan mungkin di bawah lagi, buruh, petani, tukang, nelayan, yang mau menyampaikan aspirasinya untuk bertemu dengan DPRD kami terima dengan lapang dada. Mungkin ada miskomunikasi sehingga tidak tersampaikan ke pimpinan,” jelas Helmi saat berhadapan langsung dengan PMII di Gedung DPRD Samarinda.
Helmi menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah menghindar ataupun menolak kehadiran masyarakat untukk bertemu. Ia beserta jajaran di DPRD selalu siap sedia
“Ketua kami pun, siapa pun itu yang meminta untuk bertemu pasti beliau secara lapang dada menerima. Jadi saya ingiin klarisifikasi jangan sampai salah persepsi dengan DPRD Kota Samarinda,” tuturnya.
Helmi menambahkan, bukan masalah apabila ada masyrakat yang ingin datang setiap hari atau seminggu sekali, selama bersurat dan sesuai dengan prosedur maka akan dilayani, yang kemudian akan dijadwalkan pertemuan.
“Selama tujuannya untuk kebaikan warga Kota Samarinda kami akan sangat terbuka,” ungkapnya.
Terkait dengan hal itu, Helmi akan menegur dan mengecek ulang pada bagian sekretariat yang mengurusi soal administrasi.
“Nanti akan kami tegur, bagaimana ini ada yang mau bertemu anggota dewan kok dipersulit,” pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)