Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah merespons kritik terkait penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dinilai tidak maksimal oleh sebagian kelompok masyarakat.
Helmi menyampaikan bahwa permasalahan sampah ini memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya dibebankan sepenuhnya menjadi tugas DLH.
“Sebagai contoh saja, masih ada sejumlah warga yang membuang sampah di luar jam operasional, terutama setelah pukul 6 sore. Itu juga menjadi penyebab utama terjadinya penumpukan sampah di beberapa wilayah,” jelas Helmi Sabtu (9/3/2024).
Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Sosialisasi yang efektif akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menjalankan tugasnya dalam pembuangan sampah.
"Kita perlu memahami bahwa peran kita masing-masing sangat krusial dalam menjaga kebersihan kota ini. Sosialisasi perlu ditingkatkan agar semua pihak paham dan dapat berpartisipasi dengan baik," ungkapnya.
Ketua Partai Gerindra Samarinda ini juga menyoroti kasus sampah yang dibuang dari kendaraan, mengakibatkan tercecernya sampah di sejumlah titik.
"Sosialisasi akan menjadi kunci utama dalam mengedukasi masyarakat. Jangan hanya menyalahkan dinas atau pihak tertentu. Kita semua memiliki peran dalam menjaga kebersihan lingkungan kita," tambahnya.
Dalam hal menanggapi keluhan masyarakat terkait penanganan sampah ini, Helmi akan memanggil pihak terkait untuk evaluasi dan mempertanyakan lebih lanjut apa yang jadi kendala.
Ia menegaskan bahwa jika masalah tersebut berkaitan dengan kekurangan armada atau sarana, tugas mereka di DPRD adalah mencari solusi untuk membantu dan memastikan bahwa dinas terkait dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan permintaan masyarakat.
"Dalam menangani masalah ini, kita perlu berkomunikasi dengan baik, mencegah miskomunikasi, dan bersama-sama mencari solusi. Jika ada kekurangan, kita di DPRD siap membantu demi kebersihan dan kesejahteraan masyarakat Samarinda," pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah merespons kritik terkait penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang dinilai tidak maksimal oleh sebagian kelompok masyarakat.
Helmi menyampaikan bahwa permasalahan sampah ini memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya dibebankan sepenuhnya menjadi tugas DLH.
“Sebagai contoh saja, masih ada sejumlah warga yang membuang sampah di luar jam operasional, terutama setelah pukul 6 sore. Itu juga menjadi penyebab utama terjadinya penumpukan sampah di beberapa wilayah,” jelas Helmi Sabtu (9/3/2024).
Ia menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Sosialisasi yang efektif akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menjalankan tugasnya dalam pembuangan sampah.
"Kita perlu memahami bahwa peran kita masing-masing sangat krusial dalam menjaga kebersihan kota ini. Sosialisasi perlu ditingkatkan agar semua pihak paham dan dapat berpartisipasi dengan baik," ungkapnya.
Ketua Partai Gerindra Samarinda ini juga menyoroti kasus sampah yang dibuang dari kendaraan, mengakibatkan tercecernya sampah di sejumlah titik.
"Sosialisasi akan menjadi kunci utama dalam mengedukasi masyarakat. Jangan hanya menyalahkan dinas atau pihak tertentu. Kita semua memiliki peran dalam menjaga kebersihan lingkungan kita," tambahnya.
Dalam hal menanggapi keluhan masyarakat terkait penanganan sampah ini, Helmi akan memanggil pihak terkait untuk evaluasi dan mempertanyakan lebih lanjut apa yang jadi kendala.
Ia menegaskan bahwa jika masalah tersebut berkaitan dengan kekurangan armada atau sarana, tugas mereka di DPRD adalah mencari solusi untuk membantu dan memastikan bahwa dinas terkait dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan permintaan masyarakat.
"Dalam menangani masalah ini, kita perlu berkomunikasi dengan baik, mencegah miskomunikasi, dan bersama-sama mencari solusi. Jika ada kekurangan, kita di DPRD siap membantu demi kebersihan dan kesejahteraan masyarakat Samarinda," pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)