DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Temuan Makan Bergizi Gratis Basi di Samarinda Mencuat, DPRD Minta Pemkot Tingkatkan Pengawasan

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    17 September 2025 pukul 20:23 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kota Samarinda menuai sorotan setelah ditemukan berbau hingga basi di SMA Negeri 13 beberapa waktu lalu. Penemuan tersebut pun mendapat kritikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar.

    Menurut Anhar, hal ini disebabkan lepasnya pengawasan terhadapa program MBG yang sedang berjalan saat ini. Oleh karena itu, dirinya meminta agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap suplai bahan makanan yang didistribusikan kesetiap sekolah. 

    “Perlu pengawasan ketat. Apalagi program pangan bersekala besar tentunya,” ujar Anhar, Rabu (17/9/2025).

    Dia bilang, distribusi bahan pangan untuk program MBG tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak maka akan menimbulkan risiko yang besar seperti yang terjadi belum lama ini.

    “Khawatirnya akan timbul dampak seperti keracunan makanan hingga gangguan kesehatan lainnya,” paparnya.

    Meskipun program makan bergizi adalah kebijakan dari pemerintah pusat, ia menuturkan bahwa pelaksanaannya tetap dilakukan di daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) mesti jeli mengawasi setiap asupan yang diberikan kesitap sekolah di Kota Tepian.

    “Walau pun ini program pusat, raelisasi tetap dalam pengawasan pemerintah daerah,” tegasnya.

    ia mengingatkan kembali agar pemerintah bisa mengevaluasi kejadian temuan makanan tak layak dalam program MBG kedepannya. Hal ini menjadi cerminan terhadap lemahnya kontrol pemerintah dalam distribusi bahan pangan untuk kelangsungan program tersebut.

    “ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah, bagaimana kedepannya meningkatkan pengawasan bahan pangan untuk program MBG. Jangan sampai kejadian ini berulang,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Temuan Makan Bergizi Gratis Basi di Samarinda Mencuat, DPRD Minta Pemkot Tingkatkan Pengawasan

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    17 September 2025 pukul 20:23 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kota Samarinda menuai sorotan setelah ditemukan berbau hingga basi di SMA Negeri 13 beberapa waktu lalu. Penemuan tersebut pun mendapat kritikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar.

    Menurut Anhar, hal ini disebabkan lepasnya pengawasan terhadapa program MBG yang sedang berjalan saat ini. Oleh karena itu, dirinya meminta agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap suplai bahan makanan yang didistribusikan kesetiap sekolah. 

    “Perlu pengawasan ketat. Apalagi program pangan bersekala besar tentunya,” ujar Anhar, Rabu (17/9/2025).

    Dia bilang, distribusi bahan pangan untuk program MBG tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak maka akan menimbulkan risiko yang besar seperti yang terjadi belum lama ini.

    “Khawatirnya akan timbul dampak seperti keracunan makanan hingga gangguan kesehatan lainnya,” paparnya.

    Meskipun program makan bergizi adalah kebijakan dari pemerintah pusat, ia menuturkan bahwa pelaksanaannya tetap dilakukan di daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) mesti jeli mengawasi setiap asupan yang diberikan kesitap sekolah di Kota Tepian.

    “Walau pun ini program pusat, raelisasi tetap dalam pengawasan pemerintah daerah,” tegasnya.

    ia mengingatkan kembali agar pemerintah bisa mengevaluasi kejadian temuan makanan tak layak dalam program MBG kedepannya. Hal ini menjadi cerminan terhadap lemahnya kontrol pemerintah dalam distribusi bahan pangan untuk kelangsungan program tersebut.

    “ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah, bagaimana kedepannya meningkatkan pengawasan bahan pangan untuk program MBG. Jangan sampai kejadian ini berulang,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)