Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah (Foto: Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Upaya pengelolaan sampah di Kota Samarinda kian masif. Banyaknya bank sampah yang mulai berdiri di Kota Tepian menandakan pertumbuhan kesadaran masyarakat pentingnya lingkungan sehat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, turut memberikan apresiasi terhadap kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh. Dirinya meyakini dapat capai taget kota bebas sampah pada 2027 mendatang.
Tak hanya pembangunan bank sampah, pria yang karib disapa Aan, turut memuji partisipasi masyarakat terhadap permasalahan sampah melalui berbagai kanal di media sosial.
"Kita bisa melihat kesadaran masyarakat mulai tumbuh, ini perlu kita apresiasi. Masyarakat kini memahami pentingnya menjaga lingkungan agar tetap sehat," kata Aan, Selasa (26/8/2025).
Melihat antusias masyarakst dalam menjaga kebersihan lingkungan, wakil rakyat ini memberikan bantuan berupa dua alat pres sampah di dua bank sampah di Samarinda. Hal ini sangat diperlukan agar pengelolaan sampah di lebih efisien.
"Diharapkan fasilitas serupa secara bertahap bisa didistribusikan ke seluruh bank sampah di Samarinda. Dengan begitu, penanganan sampah dapat lebih terfokus sejak tingkat RT," paparnya.
Ia menegaskan, target bebas sampah 2027 bukan sekadar jargon. Menurutnya, target itu perlu menjadi pemicu agar pemerintah, DPRD, dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan persoalan sampah.
Saat ini, Samarinda menghasilkan sekitar 610 ton sampah setiap hari. Jika tidak ditangani serius, volume tersebut bisa memicu pencemaran lingkungan yang berakibat pada kesehatan warga.
"Target harus jelas. Kalau kita berani menargetkan, maka kita juga akan berani bekerja keras mencapainya," tegasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah (Foto: Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Upaya pengelolaan sampah di Kota Samarinda kian masif. Banyaknya bank sampah yang mulai berdiri di Kota Tepian menandakan pertumbuhan kesadaran masyarakat pentingnya lingkungan sehat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, turut memberikan apresiasi terhadap kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh. Dirinya meyakini dapat capai taget kota bebas sampah pada 2027 mendatang.
Tak hanya pembangunan bank sampah, pria yang karib disapa Aan, turut memuji partisipasi masyarakat terhadap permasalahan sampah melalui berbagai kanal di media sosial.
"Kita bisa melihat kesadaran masyarakat mulai tumbuh, ini perlu kita apresiasi. Masyarakat kini memahami pentingnya menjaga lingkungan agar tetap sehat," kata Aan, Selasa (26/8/2025).
Melihat antusias masyarakst dalam menjaga kebersihan lingkungan, wakil rakyat ini memberikan bantuan berupa dua alat pres sampah di dua bank sampah di Samarinda. Hal ini sangat diperlukan agar pengelolaan sampah di lebih efisien.
"Diharapkan fasilitas serupa secara bertahap bisa didistribusikan ke seluruh bank sampah di Samarinda. Dengan begitu, penanganan sampah dapat lebih terfokus sejak tingkat RT," paparnya.
Ia menegaskan, target bebas sampah 2027 bukan sekadar jargon. Menurutnya, target itu perlu menjadi pemicu agar pemerintah, DPRD, dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan persoalan sampah.
Saat ini, Samarinda menghasilkan sekitar 610 ton sampah setiap hari. Jika tidak ditangani serius, volume tersebut bisa memicu pencemaran lingkungan yang berakibat pada kesehatan warga.
"Target harus jelas. Kalau kita berani menargetkan, maka kita juga akan berani bekerja keras mencapainya," tegasnya. (Adv)
(Sf/Rs)