Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sugiyono, mengimbau seluruh masyarakat, terutama para aparat sipil, untuk menjauhi judi online.
Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif dari praktik perjudian online yang semakin marak.
Sugiyono menegaskan pentingnya menjaga integritas dan moralitas sebagai aparat sipil.
Menurutnya, aparat sipil memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugasnya dan harus menjadi teladan bagi masyarakat.
Terlibat dalam judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra dan kredibilitas aparat sipil di mata publik.
"Untuk menjadi aparat sipil yang baik, mestinya menjauhi hal-hal semacam itu," kata Sugiyono belum lama ini.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap risiko kecanduan yang dihadapi oleh para pelaku judi online.
Sebab kecanduan judi online tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak negatif pada keluarga dan lingkungan sekitar. Terlebih membawa dampak ekonomi yang buruk, seperti kebangkrutan dan utang yang menggunung.
“Harapannya jangan sampai masuk ke dunia itu karena akan kecanduan,” tuturnya.
Sugiyono mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas judi online dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran judi online.
"Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik perjudian," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sugiyono, mengimbau seluruh masyarakat, terutama para aparat sipil, untuk menjauhi judi online.
Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif dari praktik perjudian online yang semakin marak.
Sugiyono menegaskan pentingnya menjaga integritas dan moralitas sebagai aparat sipil.
Menurutnya, aparat sipil memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugasnya dan harus menjadi teladan bagi masyarakat.
Terlibat dalam judi online bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra dan kredibilitas aparat sipil di mata publik.
"Untuk menjadi aparat sipil yang baik, mestinya menjauhi hal-hal semacam itu," kata Sugiyono belum lama ini.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap risiko kecanduan yang dihadapi oleh para pelaku judi online.
Sebab kecanduan judi online tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berdampak negatif pada keluarga dan lingkungan sekitar. Terlebih membawa dampak ekonomi yang buruk, seperti kebangkrutan dan utang yang menggunung.
“Harapannya jangan sampai masuk ke dunia itu karena akan kecanduan,” tuturnya.
Sugiyono mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas judi online dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran judi online.
"Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik perjudian," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)