DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Sri Puji Astuti Sebut Puskesmas jadi Tiang Utama Pencegahan Penyakit Menular

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 April 2024 pukul 15:35 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan peran vital Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam mencegah penyakit menular. 

    Puji menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, kecamatan, lurah, hingga tingkat RT dalam menyampaikan edukasi dan memberikan dukungan kepada masyarakat.

    Puskesmas, sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, memiliki peran yang sangat signifikan dalam mendeteksi, mencegah, dan mengendalikan penyebaran penyakit menular. 

    "Puskesmas menjadi tiang utama dalam upaya pencegahan penyakit menular. peran pemerintah sangatlah krusial dalam menyampaikan edukasi serta mendukung masyarakat untuk menerapkan tindakan pencegahan yang efektif," ujar Puji, Kamis (18/4/2024).

    Dengan dukungan penuh dari pemerintah kota dan jajaran pemerintahan setempat, Puskesmas dapat melaksanakan program-program edukasi dan pencegahan secara optimal.

    Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi poin kunci dalam strategi pencegahan penyakit menular. Kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit menjadi kunci dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyakit menular tidak hanya berkutat pada ranah medis semata, namun juga melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan budaya. 

    Oleh karena itu, kolaborasi antarstakeholder menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.

    “Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta mengikuti imunisasi secara berkala sangatlah diperlukan. Dengan demikian, upaya pencegahan penyakit menular bukanlah tanggung jawab hanya dari pihak medis, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Sri Puji Astuti Sebut Puskesmas jadi Tiang Utama Pencegahan Penyakit Menular

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 April 2024 pukul 15:35 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan peran vital Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam mencegah penyakit menular. 

    Puji menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, kecamatan, lurah, hingga tingkat RT dalam menyampaikan edukasi dan memberikan dukungan kepada masyarakat.

    Puskesmas, sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, memiliki peran yang sangat signifikan dalam mendeteksi, mencegah, dan mengendalikan penyebaran penyakit menular. 

    "Puskesmas menjadi tiang utama dalam upaya pencegahan penyakit menular. peran pemerintah sangatlah krusial dalam menyampaikan edukasi serta mendukung masyarakat untuk menerapkan tindakan pencegahan yang efektif," ujar Puji, Kamis (18/4/2024).

    Dengan dukungan penuh dari pemerintah kota dan jajaran pemerintahan setempat, Puskesmas dapat melaksanakan program-program edukasi dan pencegahan secara optimal.

    Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi poin kunci dalam strategi pencegahan penyakit menular. Kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit menjadi kunci dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyakit menular tidak hanya berkutat pada ranah medis semata, namun juga melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan budaya. 

    Oleh karena itu, kolaborasi antarstakeholder menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.

    “Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta mengikuti imunisasi secara berkala sangatlah diperlukan. Dengan demikian, upaya pencegahan penyakit menular bukanlah tanggung jawab hanya dari pihak medis, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)