Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat terkait pemanfaatan program pemeriksaan kesehatan gratis yang digagas pemerintah pusat.
Ia menilai rendahnya partisipasi masyarakat dalam program ini kemungkinan disebabkan kurangnya pemahaman atau informasi yang belum tersampaikan secara luas. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengungkapkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini masih sepi peminat.
Novan menegaskan perlu ada upaya lebih lanjut dalam mengoptimalkan manfaat program tersebut bagi masyarakat, khususnya lansia. "Kami lebih menekankan pemantapan program dari pemerintah pusat terkait pemeriksaan gratis ini. Dari hasil tinjauan lokasi, sampai kini fasilitas tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
Sebagai langkah konkret, Komisi IV mendorong agar sosialisasi lebih digencarkan hingga ke tingkat RT, sehingga seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dapat mengetahui dan memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.
Politikus Partai Golkar ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara layanan puskesmas dan posyandu agar program kesehatan ini dapat menjangkau hingga ke tingkat dasar, serta berharap ke depan ada pemantauan lebih lanjut terhadap posyandu di Samarinda untuk memastikan program berjalan efektif.
Menurutnya, jika mengacu pada standar yang ada, maka layanan pemeriksaan gratis ini sebenarnya sudah tersedia di setiap puskesmas. Hanya tinggal bagaimana masyarakat bisa lebih memanfaatkannya.
Novan juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak hanya bisa mengakses layanan ini melalui aplikasi, tetapi juga dapat langsung datang ke puskesmas terdekat.
"Kami ingin memastikan bahwa sosialisasi benar-benar efektif. Meskipun sudah dilakukan hingga ke tingkat RT, perlu dilihat kembali apakah upaya ini sudah cukup masif atau masih ada kendala di lapangan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat terkait pemanfaatan program pemeriksaan kesehatan gratis yang digagas pemerintah pusat.
Ia menilai rendahnya partisipasi masyarakat dalam program ini kemungkinan disebabkan kurangnya pemahaman atau informasi yang belum tersampaikan secara luas. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengungkapkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini masih sepi peminat.
Novan menegaskan perlu ada upaya lebih lanjut dalam mengoptimalkan manfaat program tersebut bagi masyarakat, khususnya lansia. "Kami lebih menekankan pemantapan program dari pemerintah pusat terkait pemeriksaan gratis ini. Dari hasil tinjauan lokasi, sampai kini fasilitas tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
Sebagai langkah konkret, Komisi IV mendorong agar sosialisasi lebih digencarkan hingga ke tingkat RT, sehingga seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dapat mengetahui dan memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.
Politikus Partai Golkar ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara layanan puskesmas dan posyandu agar program kesehatan ini dapat menjangkau hingga ke tingkat dasar, serta berharap ke depan ada pemantauan lebih lanjut terhadap posyandu di Samarinda untuk memastikan program berjalan efektif.
Menurutnya, jika mengacu pada standar yang ada, maka layanan pemeriksaan gratis ini sebenarnya sudah tersedia di setiap puskesmas. Hanya tinggal bagaimana masyarakat bisa lebih memanfaatkannya.
Novan juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak hanya bisa mengakses layanan ini melalui aplikasi, tetapi juga dapat langsung datang ke puskesmas terdekat.
"Kami ingin memastikan bahwa sosialisasi benar-benar efektif. Meskipun sudah dilakukan hingga ke tingkat RT, perlu dilihat kembali apakah upaya ini sudah cukup masif atau masih ada kendala di lapangan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)