Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Peristiwa kebakaran yang terjadi di Samarinda. (Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda - Jelang menghadapi Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, melihat kejadian kebakaran yang terjadi belakang ini ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya dalam beraktivitas di rumah, terutama saat memasak dan menggunakan peralatan dapur.
"Karena banyak warga yang melakukan aktivitas membuat kue atau segala macamnya. Supaya lebih hati-hati, jangan menyalahkan kompor saat mau tidur atau bahkan ketiduran," ungkap Joha belum lama ini.
Peringatan ini datang sebagai respons terhadap tren meningkatnya kejadian kebakaran selama bulan ramadan. Terlebih dalam beberapa kejadian sampai ada korban jiwa.
Peningkatan aktivitas memasak dan penggunaan peralatan dapur diyakini sebagai faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kebakaran di rumah-rumah.
Joha menekankan pentingnya kesadaran akan keselamatan saat beraktivitas di dapur. Ia mendorong masyarakat untuk selalu mematikan peralatan dapur setelah penggunaan dan tidak meninggalkannya dalam keadaan menyala saat tidak diawasi.
"Langkah-langkah pencegahan sederhana seperti memastikan kompor mati sepenuhnya dan mematikan alat-alat listrik yang tidak digunakan dapat mengurangi risiko kebakaran secara signifikan," tambahnya.
Selain itu, Joha juga menyarankan agar masyarakat memiliki peralatan pemadam kebakaran yang mudah diakses di rumah mereka. Hal ini dapat membantu dalam penanganan cepat jika terjadi kebakaran.
“Kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran sangat penting. Semua anggota keluarga harus mengetahui lokasi peralatan pemadam kebakaran dan cara menggunakannya,” tegasnya.
Sementara mengharapkan agar masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan sukacita, Joha mengingatkan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama. Ia berpesan agar semua dapat berhati-hati dan bertindak secara bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan dan harta benda.
“Kita berharap masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi risiko kebakaran, sehingga Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan aman dan damai,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Peristiwa kebakaran yang terjadi di Samarinda. (Foto: Disdamkar Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda - Jelang menghadapi Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, melihat kejadian kebakaran yang terjadi belakang ini ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Khususnya dalam beraktivitas di rumah, terutama saat memasak dan menggunakan peralatan dapur.
"Karena banyak warga yang melakukan aktivitas membuat kue atau segala macamnya. Supaya lebih hati-hati, jangan menyalahkan kompor saat mau tidur atau bahkan ketiduran," ungkap Joha belum lama ini.
Peringatan ini datang sebagai respons terhadap tren meningkatnya kejadian kebakaran selama bulan ramadan. Terlebih dalam beberapa kejadian sampai ada korban jiwa.
Peningkatan aktivitas memasak dan penggunaan peralatan dapur diyakini sebagai faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kebakaran di rumah-rumah.
Joha menekankan pentingnya kesadaran akan keselamatan saat beraktivitas di dapur. Ia mendorong masyarakat untuk selalu mematikan peralatan dapur setelah penggunaan dan tidak meninggalkannya dalam keadaan menyala saat tidak diawasi.
"Langkah-langkah pencegahan sederhana seperti memastikan kompor mati sepenuhnya dan mematikan alat-alat listrik yang tidak digunakan dapat mengurangi risiko kebakaran secara signifikan," tambahnya.
Selain itu, Joha juga menyarankan agar masyarakat memiliki peralatan pemadam kebakaran yang mudah diakses di rumah mereka. Hal ini dapat membantu dalam penanganan cepat jika terjadi kebakaran.
“Kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran sangat penting. Semua anggota keluarga harus mengetahui lokasi peralatan pemadam kebakaran dan cara menggunakannya,” tegasnya.
Sementara mengharapkan agar masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan sukacita, Joha mengingatkan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama. Ia berpesan agar semua dapat berhati-hati dan bertindak secara bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan dan harta benda.
“Kita berharap masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi risiko kebakaran, sehingga Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan aman dan damai,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)