Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Pendidikan yang berkualitas hingga kini masih jadi hal yang terus diupayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Mulai dari pembangunan sekolah, perbaikan sarana dan prasarana, hingga pelatihan bagi tenaga pendidiknya.
Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain mnegatakan, salah satu upaya yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan menerapkan sistem rolling guru.
“Kalo rolling itu yang pertama adalah kepala sekolah atau guru akan punya pengalaman yang beraneka ragam tentang permasalahan. Jangan sampai sekolah itu bagus tapi ga berkembang gara-gara gurunya ga mau mencoba hal-hal baru,” jelas Sani, Kamis (15/2/2024).
Keuntungan utama dari program ini adalah diversifikasi pengalaman belajar bagi siswa dan penguatan keterampilan guru. Dengan adanya guru yang memiliki keahlian khusus, setiap sekolah dapat mengakses sumber daya pendidikan yang lebih luas. Sementara guru-guru yang berpartisipasi mendapatkan pengalaman mengajar di berbagai konteks.
Menurutnya, ini dapat menciptakan lingkungan yang kolaboratif. Di mana praktik terbaik dapat dibagikan dan diterapkan secara lebih luas, memberikan dorongan signifikan untuk peningkatan kualitas pengajaran.
“Biar kita semua punya pengalaman yang aneka ragam. Jangan sampai tenaga pendidik teladan atau guru teladan hanya mau di pusat kota. Dia hrus bangun sekolah yang ada di ujung-ujung juga, kaya di Berambai atau Palaran,” paparnya.
Sani yakin, para tenaga pendidik tidak akan merasa keberatan jika diterpakan sistem rolling apabila kesejahteraannya dijamin.
“Kompetensi guru itu efek dari kesejahteraan,” pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Pendidikan yang berkualitas hingga kini masih jadi hal yang terus diupayakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Mulai dari pembangunan sekolah, perbaikan sarana dan prasarana, hingga pelatihan bagi tenaga pendidiknya.
Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain mnegatakan, salah satu upaya yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan menerapkan sistem rolling guru.
“Kalo rolling itu yang pertama adalah kepala sekolah atau guru akan punya pengalaman yang beraneka ragam tentang permasalahan. Jangan sampai sekolah itu bagus tapi ga berkembang gara-gara gurunya ga mau mencoba hal-hal baru,” jelas Sani, Kamis (15/2/2024).
Keuntungan utama dari program ini adalah diversifikasi pengalaman belajar bagi siswa dan penguatan keterampilan guru. Dengan adanya guru yang memiliki keahlian khusus, setiap sekolah dapat mengakses sumber daya pendidikan yang lebih luas. Sementara guru-guru yang berpartisipasi mendapatkan pengalaman mengajar di berbagai konteks.
Menurutnya, ini dapat menciptakan lingkungan yang kolaboratif. Di mana praktik terbaik dapat dibagikan dan diterapkan secara lebih luas, memberikan dorongan signifikan untuk peningkatan kualitas pengajaran.
“Biar kita semua punya pengalaman yang aneka ragam. Jangan sampai tenaga pendidik teladan atau guru teladan hanya mau di pusat kota. Dia hrus bangun sekolah yang ada di ujung-ujung juga, kaya di Berambai atau Palaran,” paparnya.
Sani yakin, para tenaga pendidik tidak akan merasa keberatan jika diterpakan sistem rolling apabila kesejahteraannya dijamin.
“Kompetensi guru itu efek dari kesejahteraan,” pungkasnya.
(Adv/Sf/Rs)