Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, menyoroti isu kesejahteraan guru di tingkat kota dengan tekad yang kuat untuk membawa bendera kesejahteraan bagi para pendidik.
Sani menyatakan bahwa prioritasnya adalah meningkatkan insentif bagi para guru, dengan menegaskan bahwa insentif tersebut setidaknya harus sejajar dengan tingkat provinsi jika tidak bisa lebih.
"Saya hanya ingin membawa bendera kesejahteraan guru. Saya minta insentif itu kalau tidak bisa lebih dari provinsi paling tidak setara," ujar San, Kamis (14/3/2024).
Dalam upayanya untuk mengadvokasi kesejahteraan guru, Sani telah menyampaikan aspirasinya kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan perlunya peningkatan insentif bagi guru, terutama mereka yang bertugas mengajar di tingkat pendidikan dasar seperti PAUD, SD, dan SMP.
"Saya sudah sampaikan ke kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Samarinda. Tahun ini kita upayakan bersama insentif guru. Tugas mengajar di PAUD, SD, dan SMP itu jauh lebih berat daripada mengajar di SMA. Pendidikan dasar itu merasa lebih berat, jadi insentifnya harus lebih besar," paparnya.
Sani menyadari beban kerja yang dimiliki oleh para guru di tingkat pendidikan dasar, yang seringkali lebih kompleks dan memerlukan keterampilan khusus dalam mendidik anak-anak usia dini hingga remaja.
Oleh karena itu, menurutnya, pemberian insentif yang proporsional akan menjadi salah satu langkah konkret dalam memberikan apresiasi kepada para pendidik.
Langkah ini juga menurutnya jadi pendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat dasar, yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kemampuan intelektual generasi muda. (ADV)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain, menyoroti isu kesejahteraan guru di tingkat kota dengan tekad yang kuat untuk membawa bendera kesejahteraan bagi para pendidik.
Sani menyatakan bahwa prioritasnya adalah meningkatkan insentif bagi para guru, dengan menegaskan bahwa insentif tersebut setidaknya harus sejajar dengan tingkat provinsi jika tidak bisa lebih.
"Saya hanya ingin membawa bendera kesejahteraan guru. Saya minta insentif itu kalau tidak bisa lebih dari provinsi paling tidak setara," ujar San, Kamis (14/3/2024).
Dalam upayanya untuk mengadvokasi kesejahteraan guru, Sani telah menyampaikan aspirasinya kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan perlunya peningkatan insentif bagi guru, terutama mereka yang bertugas mengajar di tingkat pendidikan dasar seperti PAUD, SD, dan SMP.
"Saya sudah sampaikan ke kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Samarinda. Tahun ini kita upayakan bersama insentif guru. Tugas mengajar di PAUD, SD, dan SMP itu jauh lebih berat daripada mengajar di SMA. Pendidikan dasar itu merasa lebih berat, jadi insentifnya harus lebih besar," paparnya.
Sani menyadari beban kerja yang dimiliki oleh para guru di tingkat pendidikan dasar, yang seringkali lebih kompleks dan memerlukan keterampilan khusus dalam mendidik anak-anak usia dini hingga remaja.
Oleh karena itu, menurutnya, pemberian insentif yang proporsional akan menjadi salah satu langkah konkret dalam memberikan apresiasi kepada para pendidik.
Langkah ini juga menurutnya jadi pendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat dasar, yang menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kemampuan intelektual generasi muda. (ADV)
(Sf/Rs)