Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Tampak sapi kurban mulai berseliweran di Kota Samarinda (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Menjelang Iduladha, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, meminta instansi terkait pastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan tidak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Iswandi menekankan agar gencar lakukan pemantauan di lapangan.
"Sebenarnya mau hari raya atau tidak kita terus monitoring melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Samarinda, tetapi pada saat Iduladha kuantitas daging harus diperhatikan serius," ujar politikus asal PDI Perjuangan Iswandi, Kamis (29/5/2025).
Meski begitu, ia meyakinkan masyarakat bahwa hewan yang akan dikurban pada tahun ini, dipastikan aman. Pasalnya, hewan ternak yang didatangkan ke Samarinda sudah melalui berbagai tahapan dan pemeriksaan.
"Sebelum sapi dan kambing yang masuk ke kota sudah dikarantina terlebih dahulu, jadi terverifikasi aman," paparnya.
Selain itu, ia juga menyoroti mulai berseliweran pedagang hewan kurban yang berada di kawasan perkotaan. Banyak warga setempat mengeluhkan aroma tak sedap akibat kotoran yang dihasilkan hewan tersebut.
Sehingga, instansi terkait, diminta untuk melakukan penertiban lokasi penjualan hewan kurban yang berada didekat permukiman masyarakat.
"Jadi Satpol PP mesti turun dan mengimbau pemilik kandang hewan kurban agar tidak berdekatan dengan perumahan padat penduduk," imbuhnya.
Termasuk, para penjual hewan kurban agar lebih tertib dan tidak memilih sembarang tempat untuk dijadikan kandang. Agar tidak menimbulkan kegaduhan yang disebabkan limbah dari hewan ternak.
"Jangan sampai mengganggu warga setempat, maka perlu ada pengawasan dari instansi terkait juga agar lebih tertata," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Tampak sapi kurban mulai berseliweran di Kota Samarinda (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Menjelang Iduladha, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, meminta instansi terkait pastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan tidak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Iswandi menekankan agar gencar lakukan pemantauan di lapangan.
"Sebenarnya mau hari raya atau tidak kita terus monitoring melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Samarinda, tetapi pada saat Iduladha kuantitas daging harus diperhatikan serius," ujar politikus asal PDI Perjuangan Iswandi, Kamis (29/5/2025).
Meski begitu, ia meyakinkan masyarakat bahwa hewan yang akan dikurban pada tahun ini, dipastikan aman. Pasalnya, hewan ternak yang didatangkan ke Samarinda sudah melalui berbagai tahapan dan pemeriksaan.
"Sebelum sapi dan kambing yang masuk ke kota sudah dikarantina terlebih dahulu, jadi terverifikasi aman," paparnya.
Selain itu, ia juga menyoroti mulai berseliweran pedagang hewan kurban yang berada di kawasan perkotaan. Banyak warga setempat mengeluhkan aroma tak sedap akibat kotoran yang dihasilkan hewan tersebut.
Sehingga, instansi terkait, diminta untuk melakukan penertiban lokasi penjualan hewan kurban yang berada didekat permukiman masyarakat.
"Jadi Satpol PP mesti turun dan mengimbau pemilik kandang hewan kurban agar tidak berdekatan dengan perumahan padat penduduk," imbuhnya.
Termasuk, para penjual hewan kurban agar lebih tertib dan tidak memilih sembarang tempat untuk dijadikan kandang. Agar tidak menimbulkan kegaduhan yang disebabkan limbah dari hewan ternak.
"Jangan sampai mengganggu warga setempat, maka perlu ada pengawasan dari instansi terkait juga agar lebih tertata," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)