DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Legislator NasDem Samarinda Beri Catatan untuk Pelaksanaan Pilkada 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Mei 2024 pukul 09:26 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, memberikan beberapa catatan penting terkait untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. 

    Meskipun memberikan apresiasi terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Samarinda, legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menyampaikan beberapa masukan yang perlu diperhatikan.

    Berkaca pada pemilu serentak pada Februari lalu, Joha menyoroti isu pendataan dan sistem absen pemilih yang dinilai masih memerlukan perbaikan. Menurutnya, banyak warga yang tidak dapat menyoblos di tempat yang seharusnya, sehingga perubahan dalam pendataan menjadi sangat penting.

    "Pendataan di masyarakat itu masih banyak warga yang tidak menyoblos di tempatnya, sehingga harus dilakukan perubahan," ujar Joha pada Selasa (21/5/2024).

    Selain itu, Joha juga mengkritisi sistem abjad dalam absen pemilih yang diterapkan saat ini. Ia mengusulkan agar absen diurutkan berdasarkan Kartu Keluarga (KK), sehingga seluruh anggota keluarga dapat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sama.

    "Masa satu keluarga berpencar, berbeda-beda TPS nya karena berkaitan dengan abjad itu tadi," jelas Joha.

    Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada ke depan dapat berjalan lebih baik dengan memperhatikan catatan-catatan tersebut. Terlebih saat ini sudah dalam tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwali). Joha berharap permasalahan yang ada saat ini dapat diperbaiki.

    “Semoga di Pilwali ini permasalahan yang ada sekarang itu bisa diperbaiki di Pilwali," harapnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Legislator NasDem Samarinda Beri Catatan untuk Pelaksanaan Pilkada 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    22 Mei 2024 pukul 09:26 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal, memberikan beberapa catatan penting terkait untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. 

    Meskipun memberikan apresiasi terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Samarinda, legislator dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menyampaikan beberapa masukan yang perlu diperhatikan.

    Berkaca pada pemilu serentak pada Februari lalu, Joha menyoroti isu pendataan dan sistem absen pemilih yang dinilai masih memerlukan perbaikan. Menurutnya, banyak warga yang tidak dapat menyoblos di tempat yang seharusnya, sehingga perubahan dalam pendataan menjadi sangat penting.

    "Pendataan di masyarakat itu masih banyak warga yang tidak menyoblos di tempatnya, sehingga harus dilakukan perubahan," ujar Joha pada Selasa (21/5/2024).

    Selain itu, Joha juga mengkritisi sistem abjad dalam absen pemilih yang diterapkan saat ini. Ia mengusulkan agar absen diurutkan berdasarkan Kartu Keluarga (KK), sehingga seluruh anggota keluarga dapat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sama.

    "Masa satu keluarga berpencar, berbeda-beda TPS nya karena berkaitan dengan abjad itu tadi," jelas Joha.

    Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada ke depan dapat berjalan lebih baik dengan memperhatikan catatan-catatan tersebut. Terlebih saat ini sudah dalam tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwali). Joha berharap permasalahan yang ada saat ini dapat diperbaiki.

    “Semoga di Pilwali ini permasalahan yang ada sekarang itu bisa diperbaiki di Pilwali," harapnya. (Adv)

    (Sf/Rs)