Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Anhar, secara tegas mengkritisi kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.
Dalam pernyataannya, Anhar menekankan pentingnya kepala dinas untuk memiliki gagasan serta konsep yang kuat terkait penataan lingkungan.
"Saya juga mengkritisi bahwa seorang kepala dinas harus memiliki gagasan dan konsep yang jelas terkait penataan lingkungan, terutama jika dia menangani bidang lingkungan hidup. Beberapa kali saya minta agar digantikan karena menurut saya beliau ini adalah kepala dinas yang sudah usang., tidak memiliki ide " ungkap Anhar pada Selasa (12/3/2024).
Legislator PDIP ini menyoroti kinerja kepala dinas yang dianggapnya sudah usang dan kurang inovatif. Anhar juga mengakui adanya kekurangan dalam penanganan sampah, meskipun tidak dianggap sebagai masalah yang ekstrem.
Meski begitu ia tetap mengapresiasi apa yang telah dikerjakan pemerintah soal penanganan sampah.
"Kami juga berencana untuk memanggil OPD terkait soal penanganan sampah. Dari Komisi III sendiri, ada beberapa usulan terkait dengan pandangan sampah ini, supaya justru sampah tidak lagi menjadi momok yang mencemari lingkungan, tetapi bisa menjadi nilai tambah lain bagi perekonomian di Samarinda," paparnya.
Anhar menambahkan bahwa pemerintah kota telah bekerja keras dalam memikirkan penanganan sampah, dan harapannya untuk kepala dinas yang baru adalah memiliki visi dan konsep yang dapat menjadikan masalah sampah sebagai peluang pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Samarinda.(ADV)
(Sf//Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar. (Foto: Istimewa/Seputarfakta.com)
Samarinda - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Anhar, secara tegas mengkritisi kinerja Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.
Dalam pernyataannya, Anhar menekankan pentingnya kepala dinas untuk memiliki gagasan serta konsep yang kuat terkait penataan lingkungan.
"Saya juga mengkritisi bahwa seorang kepala dinas harus memiliki gagasan dan konsep yang jelas terkait penataan lingkungan, terutama jika dia menangani bidang lingkungan hidup. Beberapa kali saya minta agar digantikan karena menurut saya beliau ini adalah kepala dinas yang sudah usang., tidak memiliki ide " ungkap Anhar pada Selasa (12/3/2024).
Legislator PDIP ini menyoroti kinerja kepala dinas yang dianggapnya sudah usang dan kurang inovatif. Anhar juga mengakui adanya kekurangan dalam penanganan sampah, meskipun tidak dianggap sebagai masalah yang ekstrem.
Meski begitu ia tetap mengapresiasi apa yang telah dikerjakan pemerintah soal penanganan sampah.
"Kami juga berencana untuk memanggil OPD terkait soal penanganan sampah. Dari Komisi III sendiri, ada beberapa usulan terkait dengan pandangan sampah ini, supaya justru sampah tidak lagi menjadi momok yang mencemari lingkungan, tetapi bisa menjadi nilai tambah lain bagi perekonomian di Samarinda," paparnya.
Anhar menambahkan bahwa pemerintah kota telah bekerja keras dalam memikirkan penanganan sampah, dan harapannya untuk kepala dinas yang baru adalah memiliki visi dan konsep yang dapat menjadikan masalah sampah sebagai peluang pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Samarinda.(ADV)
(Sf//Rs)