DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Komisi II DPRD Samarinda Usulkan Pasar Tani dan Bazar Pangan Diselenggarakan Merata di Wilayah Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    12 April 2024 pukul 11:12 WITA

    Pasar tani dan bazar pangan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Laila Fatihah, memberi usul agar pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan bisa diselenggarakan secara merata di seluruh wilayah Samarinda. 

    Menurutnya, kegiatan tersebut seharusnya tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga harus memperhatikan masyarakat yang berada di luar pusat kota, seperti daerah Samarinda Seberang, di mana sebelumnya diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda. 

    "Kan kegiatan pasar tani dan bazar pangan ini ada di tengah kota, kita juga harus memikirkan bagaimana dengan masyarakat yang jauh dari kota, kita perlu untuk mengakomodir itu," ungkap Laila belum lama ini.

    Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata akan memberikan manfaat bagi petani dan konsumen. Dengan demikian, transaksi langsung antara petani dan konsumen akan terjadi tanpa melalui perantara, sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih terjangkau tanpa merugikan petani.

    "Ini juga untuk keuntungan petani dan konsumen. Kalau langsung dari petani ke konsumen, tanpa perantara, kan pasti harganya lebih murah. Jadi ini kepentingan bersama," tambahnya.

    Menurutnya, langkah ini juga akan meningkatkan kesejahteraan petani karena mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari hasil pertanian mereka. 

    Dengan demikian, pasar tani dan bazar pangan yang tersebar merata di wilayah Samarinda akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan ekonomi antara pedesaan dan perkotaan.

    Upaya ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata. 

    Ia berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret dalam mewujudkan pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata di Samarinda.

    Sejalan dengan apa yang dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso belum lama ini. 

    “Saya ada minta dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar pasar tani dan bazar pangan ini bisa dilaksanakan di daerah Betapus, paling tidak sebulan sekali, karena petaninya dekat dan pasarnya juga hampir setiap hari,” kata Rusmadi. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Komisi II DPRD Samarinda Usulkan Pasar Tani dan Bazar Pangan Diselenggarakan Merata di Wilayah Samarinda

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    12 April 2024 pukul 11:12 WITA

    Pasar tani dan bazar pangan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Laila Fatihah, memberi usul agar pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan bisa diselenggarakan secara merata di seluruh wilayah Samarinda. 

    Menurutnya, kegiatan tersebut seharusnya tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga harus memperhatikan masyarakat yang berada di luar pusat kota, seperti daerah Samarinda Seberang, di mana sebelumnya diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda. 

    "Kan kegiatan pasar tani dan bazar pangan ini ada di tengah kota, kita juga harus memikirkan bagaimana dengan masyarakat yang jauh dari kota, kita perlu untuk mengakomodir itu," ungkap Laila belum lama ini.

    Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata akan memberikan manfaat bagi petani dan konsumen. Dengan demikian, transaksi langsung antara petani dan konsumen akan terjadi tanpa melalui perantara, sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih terjangkau tanpa merugikan petani.

    "Ini juga untuk keuntungan petani dan konsumen. Kalau langsung dari petani ke konsumen, tanpa perantara, kan pasti harganya lebih murah. Jadi ini kepentingan bersama," tambahnya.

    Menurutnya, langkah ini juga akan meningkatkan kesejahteraan petani karena mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari hasil pertanian mereka. 

    Dengan demikian, pasar tani dan bazar pangan yang tersebar merata di wilayah Samarinda akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan ekonomi antara pedesaan dan perkotaan.

    Upaya ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif, di mana seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata. 

    Ia berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret dalam mewujudkan pelaksanaan pasar tani dan bazar pangan yang merata di Samarinda.

    Sejalan dengan apa yang dilontarkan oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso belum lama ini. 

    “Saya ada minta dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar pasar tani dan bazar pangan ini bisa dilaksanakan di daerah Betapus, paling tidak sebulan sekali, karena petaninya dekat dan pasarnya juga hampir setiap hari,” kata Rusmadi. (Adv)

    (Sf/Rs)