DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Tingkatkan Sinergitas Pertahankan IPM di 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Maret 2024 pukul 17:15 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyatakan rasa banggaannya atas capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Samarinda yang menempati peringkat ketiga tertinggi di Indonesia di tahun 2023 dengan nilai 82.32 persen. 

    Politisi Partai Demokrat ini turut menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga capaian tersebut serta terus melakukan inovasi dan pembenahan di berbagai sektor kedepannya.

    Puji menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari upaya keras dan sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat.

    "Saya bangga malahan dengan segala permasalahan yang ada kesulitan hambatan dan keterbatasan anggaran bisa mencapai IPM tertinggi itu karena memang IPM itu kan terdiri dari tiga komponen ya pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat termasuk penanganan inflasinya," ujar Puji, Jumat (15/3/2024).

    Menurut Sri Puji Astuti, salah satu faktor kunci dalam pencapaian tersebut adalah kualitas pendidikan dan kesehatan yang terus diperhatikan oleh pemerintah kota. 

    "Kesehatannya kita selalu bagus dibanding daerah-daerah luar padahal kita jumlah penduduknya banyak otomatis kalau jumlah penduduk banyak untuk permasalahan sosial permasalahan kesehatan juga itu bisa jadi paling tinggi tapi kita bisa mencapai IPM 82 itu sangat bagus," tambahnya.

    Prestasi ini dianggap sebagai cerminan dari upaya serius pemerintah kota dalam mensinkronkan anggaran dan kebijakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Dengan capaian IPM yang mengesankan ini, ia berharap Kota Samarinda dapat terus menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya.

    (Adv/Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Tingkatkan Sinergitas Pertahankan IPM di 2024

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Maret 2024 pukul 17:15 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyatakan rasa banggaannya atas capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Samarinda yang menempati peringkat ketiga tertinggi di Indonesia di tahun 2023 dengan nilai 82.32 persen. 

    Politisi Partai Demokrat ini turut menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga capaian tersebut serta terus melakukan inovasi dan pembenahan di berbagai sektor kedepannya.

    Puji menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari upaya keras dan sinergi antara pemerintah kota dan masyarakat.

    "Saya bangga malahan dengan segala permasalahan yang ada kesulitan hambatan dan keterbatasan anggaran bisa mencapai IPM tertinggi itu karena memang IPM itu kan terdiri dari tiga komponen ya pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat termasuk penanganan inflasinya," ujar Puji, Jumat (15/3/2024).

    Menurut Sri Puji Astuti, salah satu faktor kunci dalam pencapaian tersebut adalah kualitas pendidikan dan kesehatan yang terus diperhatikan oleh pemerintah kota. 

    "Kesehatannya kita selalu bagus dibanding daerah-daerah luar padahal kita jumlah penduduknya banyak otomatis kalau jumlah penduduk banyak untuk permasalahan sosial permasalahan kesehatan juga itu bisa jadi paling tinggi tapi kita bisa mencapai IPM 82 itu sangat bagus," tambahnya.

    Prestasi ini dianggap sebagai cerminan dari upaya serius pemerintah kota dalam mensinkronkan anggaran dan kebijakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Dengan capaian IPM yang mengesankan ini, ia berharap Kota Samarinda dapat terus menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya.

    (Adv/Sf/Rs)