DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Kasus Perundungan di Samarinda Jadi Sorotan DPRD, Adnan Faridhan Sebut Perlu Tindakan Tegas

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Maruly z
    17 Mei 2025 pukul 00:29 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kasus perundungan dikalangan pelajar di Kota Samarinda terus mencuat, bahkan hal ini mencuri perhatian Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan. Dikatakannya, perlu menindak tegas para pelaku kekerasan untuk memberikan efek jera dikemudian hari.

     “Pembulian itu salah, ini melanggar hukum, perlu diberikan sanksi tegas,” katanya, Jumat (16/5/2025).

    Ia menilai, penanganan pelaku perundungan bukan sepenuhnya kewenangan instansi dari pemerintahan saja, melainkan dari ruang lingkup tempat tinggal anak yang bermasalah dan peran penting orang tua.

     “Pendidikan dari orang tua itu penting. Tolong agar para orang tua bisa memberikan pendidik yang baik di lingkungannya,” harapnya.

    Meski begitu, kata dia, kebanyakan kasus, rata-rata anak bermasalah yang kerap melakukan perundungan memiliki latar belakang yang kurang memadai. Maka ini lah yang melatari pembentukan karakter daripada anak tersebut.

    “Tapi kebanyakan mereka (pelaku) ini juga korban. Setiap ditanya pelaku ini, mereka hanya bilang tidak tahu dan orang tua saya sudah bercerai. Mereka ini anak broken home yang tidak mendapat pendidikan dengan baik dilingkungannya,” paparnya.

    Menurutnya, dengan karakter dan latar belakang dari anak yang bermasalah, bukan menjadi alasan untuk menormalisasi aksi perundungan. Sebab, perbuatan kekerasan menyebabkan banyak kerugian bagi para korban, baik fisik maupun mental.

    “Jangan anggap ini hanya kenakalan remaja yang biasa terjadi dikalangan pelajar, karena ada sanksi hukum daripada pelakunya sendiri. Maka perlu diberikan efek jera bagi pelakunya,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Kasus Perundungan di Samarinda Jadi Sorotan DPRD, Adnan Faridhan Sebut Perlu Tindakan Tegas

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Maruly z
    17 Mei 2025 pukul 00:29 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kasus perundungan dikalangan pelajar di Kota Samarinda terus mencuat, bahkan hal ini mencuri perhatian Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan. Dikatakannya, perlu menindak tegas para pelaku kekerasan untuk memberikan efek jera dikemudian hari.

     “Pembulian itu salah, ini melanggar hukum, perlu diberikan sanksi tegas,” katanya, Jumat (16/5/2025).

    Ia menilai, penanganan pelaku perundungan bukan sepenuhnya kewenangan instansi dari pemerintahan saja, melainkan dari ruang lingkup tempat tinggal anak yang bermasalah dan peran penting orang tua.

     “Pendidikan dari orang tua itu penting. Tolong agar para orang tua bisa memberikan pendidik yang baik di lingkungannya,” harapnya.

    Meski begitu, kata dia, kebanyakan kasus, rata-rata anak bermasalah yang kerap melakukan perundungan memiliki latar belakang yang kurang memadai. Maka ini lah yang melatari pembentukan karakter daripada anak tersebut.

    “Tapi kebanyakan mereka (pelaku) ini juga korban. Setiap ditanya pelaku ini, mereka hanya bilang tidak tahu dan orang tua saya sudah bercerai. Mereka ini anak broken home yang tidak mendapat pendidikan dengan baik dilingkungannya,” paparnya.

    Menurutnya, dengan karakter dan latar belakang dari anak yang bermasalah, bukan menjadi alasan untuk menormalisasi aksi perundungan. Sebab, perbuatan kekerasan menyebabkan banyak kerugian bagi para korban, baik fisik maupun mental.

    “Jangan anggap ini hanya kenakalan remaja yang biasa terjadi dikalangan pelajar, karena ada sanksi hukum daripada pelakunya sendiri. Maka perlu diberikan efek jera bagi pelakunya,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)