Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, merespon dua pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kota Samarinda. Menurut Novan perlu kembali menerapkan Sosial Distancing atau pembatasan kontak fisik dikalangan masyarakat.
"Dibeberapa negara luar khususnya Singapura dan Cina kembali terjadi pandemi, kita perlu mewaspadai penyebarannya (covid-19)," ujar Novan saat dikonfirmasi Seputarfakta.com, Rabu (11/6/2025).
Meskipun dari edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa varian covid tidak terlalu ganas seperti sebelumnya.
"Walaupun pemerintah belum mengeluarkan aturan resmi, tapi paling tidak dengan pengalaman terdahulu kita harus lalukan Social Distancing," terangnya.
Legislator asal Partai Golkar ini juga mengimbau, agar masyarakat bisa menerapkan pembatasan sosial terkhusus kawasan rentan terpapar pandemi covid. Hal ini guna menekan penyebaran penyakit tersebut tidak meluas di Kota Samarinda.
Selain itu, kata dia, dua pasien yang terpapar tersebut, berdasarkan data yang diterima pihak DPRD, memiliki penyakit komorbid. Akibatnya memiliki efek dan berimbas rentannya terhadap penyakit tersebut.
Saat ditanya mengenai upaya preventif penanganan covid, dirinya menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara resmi belum ada tindakan. Saat ini hanya menangani kedua pasien yang terpapar saja.
"Sampai hari ini dari pemerintah belum ada ya, karena penderita yang ditemukan baru beberapa hari lalu," beber Novan kepada awak media.
Kendati demikian, ia tetap menekankan, masyarakat harus tetap waspada terhadap penyebaran covid dikalangan masyarakat dan areal padat penduduk.
"Meskipun belum sepenuhnya ditangani pemerintah, tapi harus ada perhatian agar kembali mensosialisasikan bahwa covid ini ada lagi loh. Jadi perlu diingatkan kembali ke Dinas Kesehatan melalui surat edaran," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, merespon dua pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kota Samarinda. Menurut Novan perlu kembali menerapkan Sosial Distancing atau pembatasan kontak fisik dikalangan masyarakat.
"Dibeberapa negara luar khususnya Singapura dan Cina kembali terjadi pandemi, kita perlu mewaspadai penyebarannya (covid-19)," ujar Novan saat dikonfirmasi Seputarfakta.com, Rabu (11/6/2025).
Meskipun dari edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa varian covid tidak terlalu ganas seperti sebelumnya.
"Walaupun pemerintah belum mengeluarkan aturan resmi, tapi paling tidak dengan pengalaman terdahulu kita harus lalukan Social Distancing," terangnya.
Legislator asal Partai Golkar ini juga mengimbau, agar masyarakat bisa menerapkan pembatasan sosial terkhusus kawasan rentan terpapar pandemi covid. Hal ini guna menekan penyebaran penyakit tersebut tidak meluas di Kota Samarinda.
Selain itu, kata dia, dua pasien yang terpapar tersebut, berdasarkan data yang diterima pihak DPRD, memiliki penyakit komorbid. Akibatnya memiliki efek dan berimbas rentannya terhadap penyakit tersebut.
Saat ditanya mengenai upaya preventif penanganan covid, dirinya menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara resmi belum ada tindakan. Saat ini hanya menangani kedua pasien yang terpapar saja.
"Sampai hari ini dari pemerintah belum ada ya, karena penderita yang ditemukan baru beberapa hari lalu," beber Novan kepada awak media.
Kendati demikian, ia tetap menekankan, masyarakat harus tetap waspada terhadap penyebaran covid dikalangan masyarakat dan areal padat penduduk.
"Meskipun belum sepenuhnya ditangani pemerintah, tapi harus ada perhatian agar kembali mensosialisasikan bahwa covid ini ada lagi loh. Jadi perlu diingatkan kembali ke Dinas Kesehatan melalui surat edaran," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)