DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Soroti Konflik di Terowongan Samarinda, Komisi III Bakal Panggil Pihak Kontraktor

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    22 Oktober 2025 pukul 15:46 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umr Daud/Seputarfakta com)

    Samarinda - Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti proyek kontruksi pembangunan Terowongan Selili Samarinda. 

    Pasalnya, terjadi perselihan antara masyarakat dan pihak kontruksi. Hal ini disebabkan adanya dampak uji coba pondasi yang dilakukan oleh pihak kontraktor. 

    Pengecekan pondasi dengan menggunakan palu hammer seberat 6 ton yang menghantam ketiang pancang, menyebabkan getaran kuat hingga terasa ke permukiman warga sekitar terowongan.

    Apalagi, pengerjaan tersebut tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu oleh kontraktor sehingga masyarakat dibuat kaget dan panik.

    "Kontraktor seharusnya berkoordinasi dengan warga sekitar. Agar masyarakat dapat bersiap dan tidak menimbukan dampak serius dipermukiman warga," ujar Deni, Rabu (22/10/2025).

    Oleh karena itu, Deni meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memantau seluruh aktivitas pembangunan proyek agar tidak terjadi konflik, terutama pembangunan terowongan.

    "Harusnya ada sosialisasi sebelum pengerjaan dimulai. Sehingga memberikan waktu kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum pengerjaan dulai," tegasnya.

    Deni mengatakan, dalam waktu dekat, komisi III DPRD Samarinda akan melakukan pemanggilan pihak kontraktor. Hal ini untuk mengetahui duduk perkara persoalan yang sempat menggemparkan masyarakat di Samarinda benerapa waktu lalu.

    "Tentu kami akan panggil yang bersangkutan yakni pihak kontraktor. Karena kita berbicara soal keselamatan bagi masyarakat sektiar terowongan," pungkasnya. (Adv)


    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Soroti Konflik di Terowongan Samarinda, Komisi III Bakal Panggil Pihak Kontraktor

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    22 Oktober 2025 pukul 15:46 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umr Daud/Seputarfakta com)

    Samarinda - Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti proyek kontruksi pembangunan Terowongan Selili Samarinda. 

    Pasalnya, terjadi perselihan antara masyarakat dan pihak kontruksi. Hal ini disebabkan adanya dampak uji coba pondasi yang dilakukan oleh pihak kontraktor. 

    Pengecekan pondasi dengan menggunakan palu hammer seberat 6 ton yang menghantam ketiang pancang, menyebabkan getaran kuat hingga terasa ke permukiman warga sekitar terowongan.

    Apalagi, pengerjaan tersebut tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu oleh kontraktor sehingga masyarakat dibuat kaget dan panik.

    "Kontraktor seharusnya berkoordinasi dengan warga sekitar. Agar masyarakat dapat bersiap dan tidak menimbukan dampak serius dipermukiman warga," ujar Deni, Rabu (22/10/2025).

    Oleh karena itu, Deni meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memantau seluruh aktivitas pembangunan proyek agar tidak terjadi konflik, terutama pembangunan terowongan.

    "Harusnya ada sosialisasi sebelum pengerjaan dimulai. Sehingga memberikan waktu kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum pengerjaan dulai," tegasnya.

    Deni mengatakan, dalam waktu dekat, komisi III DPRD Samarinda akan melakukan pemanggilan pihak kontraktor. Hal ini untuk mengetahui duduk perkara persoalan yang sempat menggemparkan masyarakat di Samarinda benerapa waktu lalu.

    "Tentu kami akan panggil yang bersangkutan yakni pihak kontraktor. Karena kita berbicara soal keselamatan bagi masyarakat sektiar terowongan," pungkasnya. (Adv)


    (Sf/Rs)