Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai, atasi ancaman risiko kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk perlu langkah konkrit.
Mengingat, jarak rumah warga yang berdekatan hingga gang sempit menghambat mobilitas pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran.
"Ini sudah kita usulkan beberapa kali ke pemerintah kota untuk menjadi prioritas, diharapkan masalah ini cepat direspon," ujarnya, Selasa (27/5/2025).
Untuk mengentaskan masalah tersebut, kata Novan, pemerintah perlu membuat hidran atau fasilitas penunjang lainnya guna mencegah peristiwa kebakaran nantinya.
Tak hanya itu, permasalahan penangulangan bencana kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk turut disampaikan masyarakat untuk segera ditangani.
"Kalau hanyak menunggu pertolongan dari pemadam kebakaran akan memakan waktu, karena akses yang sulit. Makanya perlu menambah hidran di setiap perumahan masyarakat yang dinilai padat," tegasnya.
Ia berharap, usulan penambahan fasilitas kedaruratan bisa menjadi skala prioritas. Banyak masyarakat resah akibat peristiwa kebakaran yang kerap merugikan banyak warga. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai, atasi ancaman risiko kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk perlu langkah konkrit.
Mengingat, jarak rumah warga yang berdekatan hingga gang sempit menghambat mobilitas pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran.
"Ini sudah kita usulkan beberapa kali ke pemerintah kota untuk menjadi prioritas, diharapkan masalah ini cepat direspon," ujarnya, Selasa (27/5/2025).
Untuk mengentaskan masalah tersebut, kata Novan, pemerintah perlu membuat hidran atau fasilitas penunjang lainnya guna mencegah peristiwa kebakaran nantinya.
Tak hanya itu, permasalahan penangulangan bencana kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk turut disampaikan masyarakat untuk segera ditangani.
"Kalau hanyak menunggu pertolongan dari pemadam kebakaran akan memakan waktu, karena akses yang sulit. Makanya perlu menambah hidran di setiap perumahan masyarakat yang dinilai padat," tegasnya.
Ia berharap, usulan penambahan fasilitas kedaruratan bisa menjadi skala prioritas. Banyak masyarakat resah akibat peristiwa kebakaran yang kerap merugikan banyak warga. (Adv)
(Sf/Rs)