DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Samarinda Usul Pemerataan Insentif dan Percepatan Pembangunan untuk Pendidikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 Juni 2024 pukul 15:54 WITA

    Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar saat diwawancara, Rabu (19/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan adanya usulan tambahan insentif bagi guru sekolah inklusi yang jumlahnya mencapai 300 orang, namun baru 170 di antaranya yang mendapatkan insentif. 

    "Ada usulan terkait guru sekolah inklusi, kan ada 300, tapi yang baru dapat insentif itu baru 170, sisanya belum. Ini kita harapkan mereka mendapatkan porsinya," ujar Deni usai hearing dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Rabu (19/6/2024). 

    Selain itu, ia juga mengusulkan agar tenaga pendidik di sekolah swasta yang belum mendapatkan insentif juga bisa menerima tunjangan yang sama.

    Pihaknya juga menyoroti progres pengerjaan perbaikan sekolah di Samarinda, terutama pada tingkat SMP dan SD. 

    "Ada sekitar 20 sampai 30 SMP, kemudian yang SD itu lebih dominan juga. Itu sudah ada yang berjalan, kita harapkan semua ini bisa terpenuhi," jelasnya.

    Ia mendesak Disdik untuk melakukan percepatan pembangunan agar anggaran yang telah disahkan tidak terbuang sia-sia.

    "Karena kami selalu ingatkan bahwa setelah pengesahan anggaran kemarin itu harusnya segera dilakukan percepatan, jadi di awal tahun di bulan kedua harusnya sudah mulai," tegas Deni.

    Ia berharap agar perbaikan sekolah dapat selesai sebelum akhir tahun, sehingga fasilitas pendidikan di Samarinda dapat segera digunakan secara optimal. (Adv)


    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Samarinda Usul Pemerataan Insentif dan Percepatan Pembangunan untuk Pendidikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 Juni 2024 pukul 15:54 WITA

    Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar saat diwawancara, Rabu (19/6/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda — Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan adanya usulan tambahan insentif bagi guru sekolah inklusi yang jumlahnya mencapai 300 orang, namun baru 170 di antaranya yang mendapatkan insentif. 

    "Ada usulan terkait guru sekolah inklusi, kan ada 300, tapi yang baru dapat insentif itu baru 170, sisanya belum. Ini kita harapkan mereka mendapatkan porsinya," ujar Deni usai hearing dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Rabu (19/6/2024). 

    Selain itu, ia juga mengusulkan agar tenaga pendidik di sekolah swasta yang belum mendapatkan insentif juga bisa menerima tunjangan yang sama.

    Pihaknya juga menyoroti progres pengerjaan perbaikan sekolah di Samarinda, terutama pada tingkat SMP dan SD. 

    "Ada sekitar 20 sampai 30 SMP, kemudian yang SD itu lebih dominan juga. Itu sudah ada yang berjalan, kita harapkan semua ini bisa terpenuhi," jelasnya.

    Ia mendesak Disdik untuk melakukan percepatan pembangunan agar anggaran yang telah disahkan tidak terbuang sia-sia.

    "Karena kami selalu ingatkan bahwa setelah pengesahan anggaran kemarin itu harusnya segera dilakukan percepatan, jadi di awal tahun di bulan kedua harusnya sudah mulai," tegas Deni.

    Ia berharap agar perbaikan sekolah dapat selesai sebelum akhir tahun, sehingga fasilitas pendidikan di Samarinda dapat segera digunakan secara optimal. (Adv)


    (Sf/Rs)