DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Samarinda Minta Pemkot Tak Hanya Fokuskan Pembangunan di Tengah Kota

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    17 April 2024 pukul 14:30 WITA

    Pembangunan Teras Samarinda yang ada di Kecamatan Samarinda Kota. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sutrisno, menyoroti pembangunan infrastruktur yang cenderung terpusat di kota. Ia mengemukakan kekhawatiran akan ketimpangan pembangunan di wilayah yang berada di pinggiran kota. 

    Sutrisno menekankan pentingnya untuk tidak hanya memfokuskan pembangunan di pusat kota, mengingat luasnya wilayah Samarinda yang mencakup daerah-daerah pinggiran.

    "Pembangunan yang luar biasa memang terlihat di kota, namun perlu diperhatikan juga pembangunan yang ada di pinggiran seperti di Bentuas dan Berambai. Wilayah-wilayah tersebut juga merupakan bagian dari Samarinda," ujar Sutrisno, Selasa (16/4/2024).

    Sutrisno juga mengungkapkan bahwa ada wilayah-wilayah pinggiran seperti di perbatasan antara Samarinda dan Kutai Kartanegara yang seringkali tidak mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah. 

    "Situasi ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan, tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dari segi ekonomi. Wilayah pinggiran juga merupakan penyumbang ekonomi bagi Samarinda, seperti peternakan dan hasil pertanian yang diproduksi untuk masyarakat Samarinda," tambahnya.

    Kekhawatiran Sutrisno tidak hanya terkait dengan pembangunan fisik, tetapi juga dampak sosial ekonomi yang muncul akibat ketimpangan pembangunan. Salah satunya adalah keluhan masyarakat di daerah pinggiran terkait dengan keterbatasan akses sinyal internet, yang merupakan kebutuhan dasar dalam era digital ini.

    "Dalam hal ini, saya berharap agar pemerataan pembangunan bisa lebih dioptimalkan. Pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik harus merata, tidak hanya terpusat di kota. Bahkan ketika saya ke sana sinyal radiopun tidak ada," ungkapnya.

    Ia ingin, kedepannya pemerintah bisa lebih memperhatikan daerah-daerah pinggiran kota yang tentunya juga membutuhkan pembangunan seperti daerah-daerah yang selama ini dilakukan pembangunan. 

    “Saya harap denhan ini dapat menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk memperhatikan lebih serius pembangunan yang merata di seluruh wilayah,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Samarinda Minta Pemkot Tak Hanya Fokuskan Pembangunan di Tengah Kota

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    17 April 2024 pukul 14:30 WITA

    Pembangunan Teras Samarinda yang ada di Kecamatan Samarinda Kota. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sutrisno, menyoroti pembangunan infrastruktur yang cenderung terpusat di kota. Ia mengemukakan kekhawatiran akan ketimpangan pembangunan di wilayah yang berada di pinggiran kota. 

    Sutrisno menekankan pentingnya untuk tidak hanya memfokuskan pembangunan di pusat kota, mengingat luasnya wilayah Samarinda yang mencakup daerah-daerah pinggiran.

    "Pembangunan yang luar biasa memang terlihat di kota, namun perlu diperhatikan juga pembangunan yang ada di pinggiran seperti di Bentuas dan Berambai. Wilayah-wilayah tersebut juga merupakan bagian dari Samarinda," ujar Sutrisno, Selasa (16/4/2024).

    Sutrisno juga mengungkapkan bahwa ada wilayah-wilayah pinggiran seperti di perbatasan antara Samarinda dan Kutai Kartanegara yang seringkali tidak mendapat perhatian yang memadai dari pemerintah. 

    "Situasi ini menimbulkan dampak yang cukup signifikan, tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga dari segi ekonomi. Wilayah pinggiran juga merupakan penyumbang ekonomi bagi Samarinda, seperti peternakan dan hasil pertanian yang diproduksi untuk masyarakat Samarinda," tambahnya.

    Kekhawatiran Sutrisno tidak hanya terkait dengan pembangunan fisik, tetapi juga dampak sosial ekonomi yang muncul akibat ketimpangan pembangunan. Salah satunya adalah keluhan masyarakat di daerah pinggiran terkait dengan keterbatasan akses sinyal internet, yang merupakan kebutuhan dasar dalam era digital ini.

    "Dalam hal ini, saya berharap agar pemerataan pembangunan bisa lebih dioptimalkan. Pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik harus merata, tidak hanya terpusat di kota. Bahkan ketika saya ke sana sinyal radiopun tidak ada," ungkapnya.

    Ia ingin, kedepannya pemerintah bisa lebih memperhatikan daerah-daerah pinggiran kota yang tentunya juga membutuhkan pembangunan seperti daerah-daerah yang selama ini dilakukan pembangunan. 

    “Saya harap denhan ini dapat menjadi titik tolak bagi pemerintah untuk memperhatikan lebih serius pembangunan yang merata di seluruh wilayah,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)