Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin saat ikuti sidak di Indogrosir Samarinda, Selasa (5/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin ikuti sidak ke sejumlah lokasi strategis, bersama dengan Wakil Wali Kota dan Bagian Ekonomi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Dalam sidak tersebut, Fahruddin mengungkapkan ada beberapa aspek penting terkait ketahanan pangan yang ada di Kota Samarinda.
Dalam penjelasannya, Fahruddin menyampaikan bahwa Samarinda bukanlah produsen utama, namun berhasil mengelola ketahanan pangan dengan baik.
“Kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk distributor, ritel, Bulog, dan Varia Niaga menjadi kunci dalam menjamin pasokan ke daerah,” jelas Fahruddin usai sidak, Selasa (5/3/2024).
Menurutnya hasil sidak ini menunjukkan optimisme yang menyatakan bahwa stok bahan pokok utama, terutama beras, diperkirakan aman hingga bulan Juni.
“Untuk bahan pokok lainnya seperti bawang merah, stok yang melimpah memberikan kepastian ketersediaan. Gula juga dipastikan aman dengan total stok mencapai 30 ton dari Varia niaga dan Bulog,” tuturnya.
Meski demikian, ia menyebut ada tantangan muncul bagi Samarinda terkait daging segar.
“Meskipun daging beku aman, koordinasi dengan dinas ketahanan pangan provinsi diperlukan untuk menjamin ketersediaan daging segar yang menjadi perhatian,” bebernya.
Ia menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung langkah-langkah pemerintah guna memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Samarinda, khususnya jelang hari-hari besar seperti ramadan, Idulfitri, dan natal.
(Adv/Sf/RS)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin saat ikuti sidak di Indogrosir Samarinda, Selasa (5/3/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin ikuti sidak ke sejumlah lokasi strategis, bersama dengan Wakil Wali Kota dan Bagian Ekonomi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Dalam sidak tersebut, Fahruddin mengungkapkan ada beberapa aspek penting terkait ketahanan pangan yang ada di Kota Samarinda.
Dalam penjelasannya, Fahruddin menyampaikan bahwa Samarinda bukanlah produsen utama, namun berhasil mengelola ketahanan pangan dengan baik.
“Kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk distributor, ritel, Bulog, dan Varia Niaga menjadi kunci dalam menjamin pasokan ke daerah,” jelas Fahruddin usai sidak, Selasa (5/3/2024).
Menurutnya hasil sidak ini menunjukkan optimisme yang menyatakan bahwa stok bahan pokok utama, terutama beras, diperkirakan aman hingga bulan Juni.
“Untuk bahan pokok lainnya seperti bawang merah, stok yang melimpah memberikan kepastian ketersediaan. Gula juga dipastikan aman dengan total stok mencapai 30 ton dari Varia niaga dan Bulog,” tuturnya.
Meski demikian, ia menyebut ada tantangan muncul bagi Samarinda terkait daging segar.
“Meskipun daging beku aman, koordinasi dengan dinas ketahanan pangan provinsi diperlukan untuk menjamin ketersediaan daging segar yang menjadi perhatian,” bebernya.
Ia menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung langkah-langkah pemerintah guna memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Samarinda, khususnya jelang hari-hari besar seperti ramadan, Idulfitri, dan natal.
(Adv/Sf/RS)