Cari disini...

DPRD Kota Samarinda
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - DPRD Kota Samarinda menggelar Bazar dan Pasar Murah pada, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini sebagai upaya menstabilkan harga Bahan Pokok (Bapok) di tengah inflasi yang baru saja terjadi di Kota Samarinda.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tetapi juga turut mendatangkan sejumlah distributor penyedia Bapok dengan harga yang relatif terjangkau.
"Apalagi kita tahu saat ini harga beras, minyak dan sebagainya sedang naik-naiknya, dengan pasar murah ini dapat memberikan keringanan bagi masyarakat yang berpartisipasi," kata Iswandi saat diwawancarai Seputarfakta.com.
Lebih lanjut, pada agenda bazar juga melibatkan 30 UMKM dari berbagai bidang. Paling dominan yakni pegiat kuliner yang ada di Kota Tepian.
Agenda kegiatan bazar dan pasar murah ini, kata Iswandi, diharapkan menjadi wadah promosi produk lokal dan memasifkan langkah peningkatan sektor UMKM di Kota Samarinda.
"Mengingat Samarinda sebagai sentra perdagangan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), produk unggulan lokal Samarinda harus kita gaungkan agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.
Tak hanya itu, ia juga menginformasikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama dua, dimulai pada tanggal 28 hingga 29 besok.
"Selain kita mengumpulkan UMKM, besok Jumat akan ada jalan santai, senam dan beberapa kegiatan pertandingan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Samarinda

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)
Samarinda - DPRD Kota Samarinda menggelar Bazar dan Pasar Murah pada, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini sebagai upaya menstabilkan harga Bahan Pokok (Bapok) di tengah inflasi yang baru saja terjadi di Kota Samarinda.
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tetapi juga turut mendatangkan sejumlah distributor penyedia Bapok dengan harga yang relatif terjangkau.
"Apalagi kita tahu saat ini harga beras, minyak dan sebagainya sedang naik-naiknya, dengan pasar murah ini dapat memberikan keringanan bagi masyarakat yang berpartisipasi," kata Iswandi saat diwawancarai Seputarfakta.com.
Lebih lanjut, pada agenda bazar juga melibatkan 30 UMKM dari berbagai bidang. Paling dominan yakni pegiat kuliner yang ada di Kota Tepian.
Agenda kegiatan bazar dan pasar murah ini, kata Iswandi, diharapkan menjadi wadah promosi produk lokal dan memasifkan langkah peningkatan sektor UMKM di Kota Samarinda.
"Mengingat Samarinda sebagai sentra perdagangan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), produk unggulan lokal Samarinda harus kita gaungkan agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.
Tak hanya itu, ia juga menginformasikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama dua, dimulai pada tanggal 28 hingga 29 besok.
"Selain kita mengumpulkan UMKM, besok Jumat akan ada jalan santai, senam dan beberapa kegiatan pertandingan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)