DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kawal Rencana Pembangunan Ulang SMP 24 Samarinda Senilai Rp30 Miliar

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Lodya A
    11 Oktober 2025 pukul 12:39 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakra.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie mendukung penuh rencana pemerintah kota (pemkot) merehab total SMP Negeri 24 Samarinda.

    Rencana ini sangat disambut positif oleh legislator tersebut, mengingat sekolah yang berada di kawasan Jalan Suryanata ini kerap terendam banjir ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

    "Ini untuk menunjang fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik di Samarinda," ujar Novan, Sabtu (11/10/2025).

    Pemkot Samarinda sendiri sudah menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk membangun ulang SMP 24 yang diproyeksi akan dimulai pada 2026 mendatang secara bertahap.

    Lebih lanjut, pembangunannya tidak akan langsung merobohkan seluruh bangunan. Supaya proses belajar dan mengajar tetap dilaksanakan di lokasi yang sama dengan penyesuaian teknis.

    "Pengerjaan dilakukan secara bertahap. Sekolah tetap beroperasi, hanya kemungkinan akan ada perubahan operasional jam belajar saja," terangnya.

    Meski demikian, Novan membeberkan opsi relokasi sekolah tersebut masih dipertimbangkan. Jika ada lokasi yang representatif, sangat memungkinkan untuk memindahkan lokasi sekolah ke tempat yang lebih baik.

    Menurut Novan, opsi relokasi baru akan dipertimbangkan jika tersedia lokasi pengganti yang lebih strategis dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi guru maupun orang tua.

    "Untuk relokasi masih dipertimbangkan, kalau ada opsi lahan yang bisa digunakan kenapa tidak. Tetapi relokasi mesti mengutamakan beberapa aspek penting, terutama tidak menimbulkan kegaduhan orang tua murid karena berbagai alasan," paparnya.

    Ia juga menegaskan akan terus mengawal rencana pembangunan sekolah tersebut hingga rampung dikerjakan. Guna memastikan seluruh anak di Kota Samarinda dapat menerima fasilitas pendidikan yang layak.

    "Jaminan pendidik itu yang paling mendasar bagi para pejalajar dan paling utama memenuhi hak-hak pendidikan bagi anak tanpa terkecuali," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kawal Rencana Pembangunan Ulang SMP 24 Samarinda Senilai Rp30 Miliar

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Lodya A
    11 Oktober 2025 pukul 12:39 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan syahronny Pasie (Foto : Umar Daud/Seputarfakra.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie mendukung penuh rencana pemerintah kota (pemkot) merehab total SMP Negeri 24 Samarinda.

    Rencana ini sangat disambut positif oleh legislator tersebut, mengingat sekolah yang berada di kawasan Jalan Suryanata ini kerap terendam banjir ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

    "Ini untuk menunjang fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik di Samarinda," ujar Novan, Sabtu (11/10/2025).

    Pemkot Samarinda sendiri sudah menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk membangun ulang SMP 24 yang diproyeksi akan dimulai pada 2026 mendatang secara bertahap.

    Lebih lanjut, pembangunannya tidak akan langsung merobohkan seluruh bangunan. Supaya proses belajar dan mengajar tetap dilaksanakan di lokasi yang sama dengan penyesuaian teknis.

    "Pengerjaan dilakukan secara bertahap. Sekolah tetap beroperasi, hanya kemungkinan akan ada perubahan operasional jam belajar saja," terangnya.

    Meski demikian, Novan membeberkan opsi relokasi sekolah tersebut masih dipertimbangkan. Jika ada lokasi yang representatif, sangat memungkinkan untuk memindahkan lokasi sekolah ke tempat yang lebih baik.

    Menurut Novan, opsi relokasi baru akan dipertimbangkan jika tersedia lokasi pengganti yang lebih strategis dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi guru maupun orang tua.

    "Untuk relokasi masih dipertimbangkan, kalau ada opsi lahan yang bisa digunakan kenapa tidak. Tetapi relokasi mesti mengutamakan beberapa aspek penting, terutama tidak menimbulkan kegaduhan orang tua murid karena berbagai alasan," paparnya.

    Ia juga menegaskan akan terus mengawal rencana pembangunan sekolah tersebut hingga rampung dikerjakan. Guna memastikan seluruh anak di Kota Samarinda dapat menerima fasilitas pendidikan yang layak.

    "Jaminan pendidik itu yang paling mendasar bagi para pejalajar dan paling utama memenuhi hak-hak pendidikan bagi anak tanpa terkecuali," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)