DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Dorong Pemerintah Siapkan Mitigasi Bencana, Kurangi Risiko Hingga Telan Korban

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2025 pukul 21:14 WITA

    Kejadian tanah longsor di Jalan Belimau, Lempake, Samarinda Utara (Foto: HO-BPBD/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, angkat suara terkait bencana longsong hingga memakan korban di Jalan Belimau, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara beberapa waktu lalu.

    Kejadian naas tersebut, menjadi contoh nyata perlunya perencanaan mitigasi bencana alam jangka panjang. "Bukan sekedar aksi tanggap darurat, tapi bagaimana menangulangi agar kejadian ini tidak terulang," ujar Helmi, Selasa (20/5/2025).

    Apalagi, lanjut dia, kawasan RT 22 menjadi lokasi terdampak bencana terparah hingga menelan korban. Sehingga pemerintah diminta lebih serius untuk menyusun skema yang representatif dalam penanggulangan bencana alam.

    Namun demikian, ia memberikan apresiasi terhadap aksi cepat tanggap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda  untuk terjun langsung ke lokasi kejadian longsor.

    "Ini patur menjadi contoh yang baik Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji turun langsung dan bahkan berjanji siap memberikan bantuan rumah layak huni bagi warga terdampak," terangnya.

    Ia berharap, pemerintah bisa memetakan sejumlah titik rawan bencana di Samarinda, mengingat banyak kejadian bencana yang disebabkan alam pada beberapa pekan terakhir hingga menelan korban jiwa.

    "Bencana tidak bisa ditebak, tetapi jika kita punya kesiapsiagaan maka jika kejadian serupa terulang kita bisa menekan risiko yang lebib besar ke depan," pungkasnya. (Adv)

    (Rs/Sf)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Dorong Pemerintah Siapkan Mitigasi Bencana, Kurangi Risiko Hingga Telan Korban

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    20 Mei 2025 pukul 21:14 WITA

    Kejadian tanah longsor di Jalan Belimau, Lempake, Samarinda Utara (Foto: HO-BPBD/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, angkat suara terkait bencana longsong hingga memakan korban di Jalan Belimau, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara beberapa waktu lalu.

    Kejadian naas tersebut, menjadi contoh nyata perlunya perencanaan mitigasi bencana alam jangka panjang. "Bukan sekedar aksi tanggap darurat, tapi bagaimana menangulangi agar kejadian ini tidak terulang," ujar Helmi, Selasa (20/5/2025).

    Apalagi, lanjut dia, kawasan RT 22 menjadi lokasi terdampak bencana terparah hingga menelan korban. Sehingga pemerintah diminta lebih serius untuk menyusun skema yang representatif dalam penanggulangan bencana alam.

    Namun demikian, ia memberikan apresiasi terhadap aksi cepat tanggap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda  untuk terjun langsung ke lokasi kejadian longsor.

    "Ini patur menjadi contoh yang baik Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji turun langsung dan bahkan berjanji siap memberikan bantuan rumah layak huni bagi warga terdampak," terangnya.

    Ia berharap, pemerintah bisa memetakan sejumlah titik rawan bencana di Samarinda, mengingat banyak kejadian bencana yang disebabkan alam pada beberapa pekan terakhir hingga menelan korban jiwa.

    "Bencana tidak bisa ditebak, tetapi jika kita punya kesiapsiagaan maka jika kejadian serupa terulang kita bisa menekan risiko yang lebib besar ke depan," pungkasnya. (Adv)

    (Rs/Sf)