DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Dorong Evaluasi Infrastruktur Bangunan Sekolah di Samarinda

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    29 Juli 2025 pukul 13:24 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menaruh atensi penuh terhadap infrastruktur pendidikan. Terutama persoalan bangunan fisik di sekolah negeri yang belum permanen.

    Menurut Ismail, fasilitas bangunan sangat mempengaruhi pemerataan dunia pendidikan. Pasalnya, banyak sekolah di tengah kota yang sudah memiliki sekolah dengan fisik bagus dan didukung fasilitas yang memadai. Sementara, ada juga yang masih berbahan dari kayu.

    "Pemerataan pendidikan tidak hanya berbicara jumlah sekolah yang berdiri di daerah, tatapi bagaimana kita memberikan kelayakan terhadap infrastrukturnya. Jadi revitalisasi sekolah sangat diperlukan," ujar Ismail, Selasa (29/7/2025).

    Salah satunya seperti SMP Negeri 13 Samarinda yang berada di kawasan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Menurutnya, kondisi di sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Sebab, hingga kini belum ada sentuhan sehingga masih berdiri dengan bangunan kayu.

    "Ruangan yang layak tentu akan memberikan semangat bagi pelajar untuk bersekolah. Kalau kondisinya tidak representatif untuk kegiatan belajar mengajar pasti akan mempengaruhi," paparnya.

    Lebih lanjut, meski pemerintah tengah menggempur pembangunan sekolah baru di Samarinda, ia ingin agar pemangku kebijakan tidak mengesampingkan sekolah lama yang masih membutuhkan sentuhan perbaikan.

    Kendati demikian, dirinya menyebut, pihak Komisi IV telah berdiskusi bersama pemerintah terkait pendataan sekolah dengan keadaan darurat. Hal ini agar dilakukan evaluasi mana saja yang perlu dilakukan revitalisasi segera.

    "Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah untuk perbaikan sekolah-sekolah lam di Samarinda. Diharapkan sekolah yang masih berbahan kayu akan segera direhab dengan bangunan permanen," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Dorong Evaluasi Infrastruktur Bangunan Sekolah di Samarinda

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    29 Juli 2025 pukul 13:24 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menaruh atensi penuh terhadap infrastruktur pendidikan. Terutama persoalan bangunan fisik di sekolah negeri yang belum permanen.

    Menurut Ismail, fasilitas bangunan sangat mempengaruhi pemerataan dunia pendidikan. Pasalnya, banyak sekolah di tengah kota yang sudah memiliki sekolah dengan fisik bagus dan didukung fasilitas yang memadai. Sementara, ada juga yang masih berbahan dari kayu.

    "Pemerataan pendidikan tidak hanya berbicara jumlah sekolah yang berdiri di daerah, tatapi bagaimana kita memberikan kelayakan terhadap infrastrukturnya. Jadi revitalisasi sekolah sangat diperlukan," ujar Ismail, Selasa (29/7/2025).

    Salah satunya seperti SMP Negeri 13 Samarinda yang berada di kawasan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Menurutnya, kondisi di sekolah tersebut cukup memprihatinkan. Sebab, hingga kini belum ada sentuhan sehingga masih berdiri dengan bangunan kayu.

    "Ruangan yang layak tentu akan memberikan semangat bagi pelajar untuk bersekolah. Kalau kondisinya tidak representatif untuk kegiatan belajar mengajar pasti akan mempengaruhi," paparnya.

    Lebih lanjut, meski pemerintah tengah menggempur pembangunan sekolah baru di Samarinda, ia ingin agar pemangku kebijakan tidak mengesampingkan sekolah lama yang masih membutuhkan sentuhan perbaikan.

    Kendati demikian, dirinya menyebut, pihak Komisi IV telah berdiskusi bersama pemerintah terkait pendataan sekolah dengan keadaan darurat. Hal ini agar dilakukan evaluasi mana saja yang perlu dilakukan revitalisasi segera.

    "Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah untuk perbaikan sekolah-sekolah lam di Samarinda. Diharapkan sekolah yang masih berbahan kayu akan segera direhab dengan bangunan permanen," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)