DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Beri Lampu Hijau Tambah Anggaran BPBD Samarinda, Deni Sebut Pengoptimalan Kinerja

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    25 Juli 2025 pukul 16:44 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mengusulkan tambahan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 ini. Usulan tersebut pun mendapat lampu hijau dari Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

    Deni menyampaikan usulan tambahan anggaran tersebut digunakan untuk mengoptimalkan operasional BPBD dalam menanggulangi masalah bencana di Samarinda. Tentu hal ini sangat penting mengingat sejumlah kejadian beberapa waktu di Kota Tepian.

    Meski demikian, lanjut Deni, penambahan harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, mengingat adanya efisiensi dari pemerintah pusat. Sehingga perlu melakukan kalkulasi ketat agar realisasi anggaran tepat sasaran.

    "Dari penyampaian pihak BPBD tidak terlalu besar, karena masih dalam situasi penyesuaian anggaran," paparnya Deni, Jumat (25/7/2025).

    Untuk jumlah anggaran yang diusulkan oleh pihak BPBD sendiri, dia bilang, kemungkinan berkisar Rp500 hingga Rp1 miliar." Mungkin akan ada tambahan, tapi kembali lagi menyesuaikan keadaan keuangan Samarinda," ujarnya.

    Selain itu, BPBD juga mengusulkan untuk penambahan pada APBD 2026 mendatang berkisar Rp19 miliar. Jumlah ini meningkat Rp5 miliar dari tahun sebelumnya dengan nilai Rp14 miliar.

    "Untuk tahun depan, BPBD juga usulkan untuk tambah Rp5 miliar ya," tuturnya.

    Penambahan tersebut sebagai upaya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menanggulangi bencana. Dengan rincian, Rp2,5 miliar dana darurat bencana, sementara sisanya digunakan untuk kegiatan penyuluhan, penanganan pascabencana dan sebagainya yang dianggap krusial.

    "Penambahan untuk meningkatkan operasional khusus bencana dan dana darurat ya. Jadi ini sangat penting," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Beri Lampu Hijau Tambah Anggaran BPBD Samarinda, Deni Sebut Pengoptimalan Kinerja

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    25 Juli 2025 pukul 16:44 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mengusulkan tambahan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 ini. Usulan tersebut pun mendapat lampu hijau dari Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

    Deni menyampaikan usulan tambahan anggaran tersebut digunakan untuk mengoptimalkan operasional BPBD dalam menanggulangi masalah bencana di Samarinda. Tentu hal ini sangat penting mengingat sejumlah kejadian beberapa waktu di Kota Tepian.

    Meski demikian, lanjut Deni, penambahan harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, mengingat adanya efisiensi dari pemerintah pusat. Sehingga perlu melakukan kalkulasi ketat agar realisasi anggaran tepat sasaran.

    "Dari penyampaian pihak BPBD tidak terlalu besar, karena masih dalam situasi penyesuaian anggaran," paparnya Deni, Jumat (25/7/2025).

    Untuk jumlah anggaran yang diusulkan oleh pihak BPBD sendiri, dia bilang, kemungkinan berkisar Rp500 hingga Rp1 miliar." Mungkin akan ada tambahan, tapi kembali lagi menyesuaikan keadaan keuangan Samarinda," ujarnya.

    Selain itu, BPBD juga mengusulkan untuk penambahan pada APBD 2026 mendatang berkisar Rp19 miliar. Jumlah ini meningkat Rp5 miliar dari tahun sebelumnya dengan nilai Rp14 miliar.

    "Untuk tahun depan, BPBD juga usulkan untuk tambah Rp5 miliar ya," tuturnya.

    Penambahan tersebut sebagai upaya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menanggulangi bencana. Dengan rincian, Rp2,5 miliar dana darurat bencana, sementara sisanya digunakan untuk kegiatan penyuluhan, penanganan pascabencana dan sebagainya yang dianggap krusial.

    "Penambahan untuk meningkatkan operasional khusus bencana dan dana darurat ya. Jadi ini sangat penting," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)