DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Distribusi Air Bersih di Kecamatan Palaran Samarinda Belum Merata, Anhar Tekankan Evaluasi SPAM ke Rumah Warga

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    26 Mei 2025 pukul 16:41 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Distribusi air bersih di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, belum menyeluruh. Hal ini mendapat sorotan Anggota Komisi Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, agar ada evaluasi pemerataan penyaluran air bersih kesetiap rumah masyarakat.

    Anhar sapaannya menyebut, persoalan distribusi air kurang merata tersebut terungkap setelah mendapat aduan saat menggelar reses beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan, hingga kini, hanya sebagian kecil warga yang merasakan distribusi air bersih pemerintah. Sementara, masih banyak masyarakat masih mengandalkan ketersediaan pasokan air dari pihak swasta.

    "Yang teraliri air itu cuma 30 persen, masih 70 persen yang belum mendapat pasokan air," ungkap Anhar saat dikonfirmasi Seputarfakta.com, Senin (26/5/2025).

    Selain itu, ia juga mempertanyakan pernyataan pemerintah kota terkait distribusi air bersih ke masyarakat yang sudah mencapat 90 persen. Padahal, sebagian besar masyarakat yang bermukim di Kecamatan Palaran belum sepenuhnya mendapat fasilitas tersebut.

    "jadi bohong pemerintah kalau bilang kebutuhan air sudah 90 persen yang teraliri di Kota Samarinda, kenyataannya masih banyak masyarakat teriak masalah distribusi air," paparnya.

    Karena itu, ia menekankan, pemerintah perlu memperhatian kebutuhan dasar masyarakat, terkhusus air bersih disetiap rumah.

    "Sehingga masyarakat kita memohon kepada pemerintah untuk mencari solusi pendistribusian air bersih ke setiap masyarakat," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Distribusi Air Bersih di Kecamatan Palaran Samarinda Belum Merata, Anhar Tekankan Evaluasi SPAM ke Rumah Warga

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    26 Mei 2025 pukul 16:41 WITA

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Distribusi air bersih di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, belum menyeluruh. Hal ini mendapat sorotan Anggota Komisi Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, agar ada evaluasi pemerataan penyaluran air bersih kesetiap rumah masyarakat.

    Anhar sapaannya menyebut, persoalan distribusi air kurang merata tersebut terungkap setelah mendapat aduan saat menggelar reses beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan, hingga kini, hanya sebagian kecil warga yang merasakan distribusi air bersih pemerintah. Sementara, masih banyak masyarakat masih mengandalkan ketersediaan pasokan air dari pihak swasta.

    "Yang teraliri air itu cuma 30 persen, masih 70 persen yang belum mendapat pasokan air," ungkap Anhar saat dikonfirmasi Seputarfakta.com, Senin (26/5/2025).

    Selain itu, ia juga mempertanyakan pernyataan pemerintah kota terkait distribusi air bersih ke masyarakat yang sudah mencapat 90 persen. Padahal, sebagian besar masyarakat yang bermukim di Kecamatan Palaran belum sepenuhnya mendapat fasilitas tersebut.

    "jadi bohong pemerintah kalau bilang kebutuhan air sudah 90 persen yang teraliri di Kota Samarinda, kenyataannya masih banyak masyarakat teriak masalah distribusi air," paparnya.

    Karena itu, ia menekankan, pemerintah perlu memperhatian kebutuhan dasar masyarakat, terkhusus air bersih disetiap rumah.

    "Sehingga masyarakat kita memohon kepada pemerintah untuk mencari solusi pendistribusian air bersih ke setiap masyarakat," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)