DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Bantu Sukseskan Program Pemerintah, DPRD Samarinda Imbau Orang Tua Perhatikan Tumbuh Kembang Anak

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 Februari 2024 pukul 15:19 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti saat diwawancarai wartawan, usai Konsultasi Publik RKPD 2025 di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Senin (19/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti imbau masyarakat, utamanya orang tua agar bersinergi dalam menyukseskan program pemerintah pusat perihal Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). 

    Puji meminta kepada para orangtua agar selalu memperhatikan tumbuh kembang anak. Bagaimana karakternya, cara dia bersikap dan bersosialisasi antar sesama, atau dengan yang lebih tua. Menurutnya, penguatan karakter dan akhlak anak adalah hal yang wajib didahulukan. 

    “Menyekolahkan anak dan berharap pendidikan karakternya akan terbentuk di sekolah itu tidak cukup. Mungkin hak memperoleh pendidikannya terpenuhi, tapi kita pastikan, anak tumbuh dengan karakter yang baik juga butuh peran penting dari orang tua,” jelas Puji, Senin (19/2/2024). 

    Maksud dari program ini, kata Puji adalah, nanti ketika anak masuk dalam usia dewasa mereka menjadi manusia yang berkepribadian baik dan mulia akhlaknya. 

    Melihat adanya perundungan atau bullying yang dilakukan anak-anak, menurutnya peran keluarga menjadi sangat penting. Terutama soal etika dan norma. Hal paling dasar, menurutnya anak-anak harus paham tentang apa itu sopan santun. 

    Selain itu, tentu saja dalam upaya mewujudkan kesuksesan program ini perlu kontribusi dari berbagai pihak. Sekolah, pemerintah, keluarga, dan masyarakat harus saling bekerjasama dalam membentuk karakter penerus bangsa yang baik. 

    Penguatan karakter itu, Puji menjabarkan didapat melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olahraga (kinestetik), yang didukung oleh semua pihak, baik eksternal maupun internal anak. 

    “Maka saya katakan pentingnya rumah dan sekolah sebagai tempat yang aman bagi anak. Kemudian pemerintah daerah harus ambil kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Samarinda,” tegasnya.

    (Adv/Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Bantu Sukseskan Program Pemerintah, DPRD Samarinda Imbau Orang Tua Perhatikan Tumbuh Kembang Anak

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    19 Februari 2024 pukul 15:19 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti saat diwawancarai wartawan, usai Konsultasi Publik RKPD 2025 di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Senin (19/2/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti imbau masyarakat, utamanya orang tua agar bersinergi dalam menyukseskan program pemerintah pusat perihal Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). 

    Puji meminta kepada para orangtua agar selalu memperhatikan tumbuh kembang anak. Bagaimana karakternya, cara dia bersikap dan bersosialisasi antar sesama, atau dengan yang lebih tua. Menurutnya, penguatan karakter dan akhlak anak adalah hal yang wajib didahulukan. 

    “Menyekolahkan anak dan berharap pendidikan karakternya akan terbentuk di sekolah itu tidak cukup. Mungkin hak memperoleh pendidikannya terpenuhi, tapi kita pastikan, anak tumbuh dengan karakter yang baik juga butuh peran penting dari orang tua,” jelas Puji, Senin (19/2/2024). 

    Maksud dari program ini, kata Puji adalah, nanti ketika anak masuk dalam usia dewasa mereka menjadi manusia yang berkepribadian baik dan mulia akhlaknya. 

    Melihat adanya perundungan atau bullying yang dilakukan anak-anak, menurutnya peran keluarga menjadi sangat penting. Terutama soal etika dan norma. Hal paling dasar, menurutnya anak-anak harus paham tentang apa itu sopan santun. 

    Selain itu, tentu saja dalam upaya mewujudkan kesuksesan program ini perlu kontribusi dari berbagai pihak. Sekolah, pemerintah, keluarga, dan masyarakat harus saling bekerjasama dalam membentuk karakter penerus bangsa yang baik. 

    Penguatan karakter itu, Puji menjabarkan didapat melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olahraga (kinestetik), yang didukung oleh semua pihak, baik eksternal maupun internal anak. 

    “Maka saya katakan pentingnya rumah dan sekolah sebagai tempat yang aman bagi anak. Kemudian pemerintah daerah harus ambil kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Samarinda,” tegasnya.

    (Adv/Sf/Rs)