DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Banjir Dan Longsor Masih Jadi Ancaman di Samarinda, Andriansyah Dorong Masifkan Program Kelurahan Tangguh Bencana

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2025 pukul 14:51 WITA

    Anggota komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah ( Foto : Umar Daud/seputarfakta.com)

    Samarinda - Bencana banjir dan longsor masih menjadi ancaman serius bagi Kota Samarinda. Karena itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, mendorong program Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) lebih dimasifkan.

    Ia menganggap, sejauh ini, pelaksanaan program Katana hanya sebaras formalitas saja. Sebab, para relawan hanya tercantum pada Surat Keputusan (SK) dari pemerintah, namun tidak diperlengkapi dengan saran dan prasarana penunjang.

    "Relawan Katana hanya di atas SK saja, kenyataannya tidak dibekali dengan fasilitas peralatan dan pelatihan. Ini dibentuk tapi diabaikan," ujar Aan sapaannya, Senin (28/7/2029).

    Andriansyah menilai, peran aktif Katana sangat krusial di tengah bencana yang kerap melanda Samarinda. Hal ini dikarenakan, para relawan merupakan garda terdepan saat bencana terjadi sewaktu-waktu.

    Tanpa perlengkapan dasar yang memadai, lanjut Aan, hal ini justru menghambat pertolongan kedaruratan saat terjadi banjir maupun longsor.

    "Seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi para relawan ini saat menghadapi bencana. Namun, kenyataannya malah sebaliknya, bagaimana mereka mau bergerak dengan efektif," paparnya.

    Lebih jauh, kejadian bencana yang kerap melanda di Samarinda, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah harus lebih mematangkan mitigasi bencana. Tidak hanya langkah konkrit dari pemerintah saja melainkan dari suatu komunitas seperti Katana.

    "Jangan hanya dibentuk saja lalu tidak dianggap. Beri mereka pelatihan, perlengkapan supaya mampu dan tanggap menghadapi segala situasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Banjir Dan Longsor Masih Jadi Ancaman di Samarinda, Andriansyah Dorong Masifkan Program Kelurahan Tangguh Bencana

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    28 Juli 2025 pukul 14:51 WITA

    Anggota komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah ( Foto : Umar Daud/seputarfakta.com)

    Samarinda - Bencana banjir dan longsor masih menjadi ancaman serius bagi Kota Samarinda. Karena itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, mendorong program Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) lebih dimasifkan.

    Ia menganggap, sejauh ini, pelaksanaan program Katana hanya sebaras formalitas saja. Sebab, para relawan hanya tercantum pada Surat Keputusan (SK) dari pemerintah, namun tidak diperlengkapi dengan saran dan prasarana penunjang.

    "Relawan Katana hanya di atas SK saja, kenyataannya tidak dibekali dengan fasilitas peralatan dan pelatihan. Ini dibentuk tapi diabaikan," ujar Aan sapaannya, Senin (28/7/2029).

    Andriansyah menilai, peran aktif Katana sangat krusial di tengah bencana yang kerap melanda Samarinda. Hal ini dikarenakan, para relawan merupakan garda terdepan saat bencana terjadi sewaktu-waktu.

    Tanpa perlengkapan dasar yang memadai, lanjut Aan, hal ini justru menghambat pertolongan kedaruratan saat terjadi banjir maupun longsor.

    "Seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi para relawan ini saat menghadapi bencana. Namun, kenyataannya malah sebaliknya, bagaimana mereka mau bergerak dengan efektif," paparnya.

    Lebih jauh, kejadian bencana yang kerap melanda di Samarinda, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah harus lebih mematangkan mitigasi bencana. Tidak hanya langkah konkrit dari pemerintah saja melainkan dari suatu komunitas seperti Katana.

    "Jangan hanya dibentuk saja lalu tidak dianggap. Beri mereka pelatihan, perlengkapan supaya mampu dan tanggap menghadapi segala situasi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)