DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda Setuju Dana Hibah Rp200 Miliar, Rohim: Tapi PAD-nya harus dinaikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Juli 2024 pukul 11:36 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Raakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengusulkan adanya peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis untuk memperbesar alokasi dana hibah. 

    Rohim menekankan pentingnya meningkatkan PAD guna memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya dalam pemberian dana hibah yang rencananya ditetapkan pada angka Rp200 miliar.

    Menurut Rohim, dana hibah yang ada saat ini sudah cukup signifikan, namun masih ada ruang untuk peningkatan guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan proyek pembangunan. 

    "Ya, boleh saja dana hibah di angka Rp200 miliar, tapi tadi PAD-nya tetap kita minta targetnya dinaikkan juga. Saya yakin bisa," ujar Rohim belum lama ini.

    Rohim menambahkan bahwa peningkatan PAD akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

    Peningkatan PAD dapat dicapai melalui optimalisasi berbagai sektor, termasuk pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan aset daerah yang lebih efisien. 

    Ia berharap, dengan PAD yang lebih besar, pemerintah daerah bisa lebih leluasa dalam memberikan bantuan hibah kepada kelompok-kelompok masyarakat, lembaga, dan organisasi yang membutuhkan dukungan untuk menjalankan program-program pembangunan dan sosial.

    Selain itu, Rohim juga menekankan perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan dana hibah agar alokasi anggaran tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal. 

    "Upaya ini juga harus dibarengi dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda Setuju Dana Hibah Rp200 Miliar, Rohim: Tapi PAD-nya harus dinaikan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    25 Juli 2024 pukul 11:36 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Raakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengusulkan adanya peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis untuk memperbesar alokasi dana hibah. 

    Rohim menekankan pentingnya meningkatkan PAD guna memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya dalam pemberian dana hibah yang rencananya ditetapkan pada angka Rp200 miliar.

    Menurut Rohim, dana hibah yang ada saat ini sudah cukup signifikan, namun masih ada ruang untuk peningkatan guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan proyek pembangunan. 

    "Ya, boleh saja dana hibah di angka Rp200 miliar, tapi tadi PAD-nya tetap kita minta targetnya dinaikkan juga. Saya yakin bisa," ujar Rohim belum lama ini.

    Rohim menambahkan bahwa peningkatan PAD akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

    Peningkatan PAD dapat dicapai melalui optimalisasi berbagai sektor, termasuk pajak daerah, retribusi, dan pengelolaan aset daerah yang lebih efisien. 

    Ia berharap, dengan PAD yang lebih besar, pemerintah daerah bisa lebih leluasa dalam memberikan bantuan hibah kepada kelompok-kelompok masyarakat, lembaga, dan organisasi yang membutuhkan dukungan untuk menjalankan program-program pembangunan dan sosial.

    Selain itu, Rohim juga menekankan perlunya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan dana hibah agar alokasi anggaran tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal. 

    "Upaya ini juga harus dibarengi dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah," tegasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)