DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Anggota DPRD Samarinda Dukung Pembatasan BBM Subsidi, Shania: Pastikan pasokan aman

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Juli 2024 pukul 11:36 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Shania Rizky Amalia. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Shania Rizky Amalia, mengimbau pemerintah untuk memastikan pasokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap lancar guna menghindari antrean panjang. 

    Pernyataan ini menanggapi adanya rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi yang akan dimulai pada 17 Agustus 2024 mendatang seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 

    Shania menegaskan bahwa langkah pembatasan BBM subsidi merupakan kebijakan yang tepat agar lebih tepat sasaran. 

    "Dibatasi tidak masalah, yang penting jangan sampai kehabisan. Ketersediaan BBM di setiap SPBU harus dijaga agar tidak ada antrean panjang di satu titik," ujarnya pada Selasa (23/7/2024).

    Menurutnya, pembatasan ini akan membantu mengalokasikan subsidi BBM secara lebih tepat sasaran, dengan manfaat yang lebih besar bagi kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan. 

    Shania juga menyambut baik upaya pemerintah untuk menghemat anggaran dan mengalokasikan dana untuk kepentingan yang lebih mendesak.

    "Pembatasan ini penting agar subsidi BBM bisa lebih tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. Bagi kalangan menengah ke atas, mereka harus mengikuti aturan yang berlaku," tambahnya.

    Dengan adanya pembatasan ini, Legislator Partai Demokrat itu berharap distribusi BBM di setiap SPBU di Samarinda tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Samarinda

    DPRD Kota Samarinda

    Anggota DPRD Samarinda Dukung Pembatasan BBM Subsidi, Shania: Pastikan pasokan aman

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    24 Juli 2024 pukul 11:36 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Shania Rizky Amalia. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Shania Rizky Amalia, mengimbau pemerintah untuk memastikan pasokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap lancar guna menghindari antrean panjang. 

    Pernyataan ini menanggapi adanya rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi yang akan dimulai pada 17 Agustus 2024 mendatang seperti yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 

    Shania menegaskan bahwa langkah pembatasan BBM subsidi merupakan kebijakan yang tepat agar lebih tepat sasaran. 

    "Dibatasi tidak masalah, yang penting jangan sampai kehabisan. Ketersediaan BBM di setiap SPBU harus dijaga agar tidak ada antrean panjang di satu titik," ujarnya pada Selasa (23/7/2024).

    Menurutnya, pembatasan ini akan membantu mengalokasikan subsidi BBM secara lebih tepat sasaran, dengan manfaat yang lebih besar bagi kalangan menengah ke bawah yang membutuhkan. 

    Shania juga menyambut baik upaya pemerintah untuk menghemat anggaran dan mengalokasikan dana untuk kepentingan yang lebih mendesak.

    "Pembatasan ini penting agar subsidi BBM bisa lebih tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat kalangan menengah ke bawah. Bagi kalangan menengah ke atas, mereka harus mengikuti aturan yang berlaku," tambahnya.

    Dengan adanya pembatasan ini, Legislator Partai Demokrat itu berharap distribusi BBM di setiap SPBU di Samarinda tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan masyarakat. (Adv)

    (Sf/Rs)