Cari disini...

DPRD Kota Bontang
Anggota DPRD Bontang, Yassier Arafat saat mengikuti rapat. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Perlindungan terhadap infrastruktur kelistrikan dinilai perlu menjadi perhatian serius menyusul kasus pencurian kabel milik PLN yang sempat terjadi di Kota Bontang. DPRD Bontang menilai penguatan sistem pengamanan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Yassier Arafat, mengatakan aset kelistrikan merupakan fasilitas vital yang menopang aktivitas masyarakat. Karena itu, pengawasan di titik-titik yang dinilai rawan perlu ditingkatkan, termasuk melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV).
“Perlu ada peningkatan sistem keamanan, salah satunya dengan menambah CCTV di lokasi-lokasi yang rawan. Dengan begitu, aktivitas mencurigakan bisa lebih cepat terpantau,” ujar Yeassier.
Menurutnya, rekaman kamera pengawas dapat membantu petugas melakukan pemantauan sekaligus mempermudah proses penelusuran apabila terjadi tindak kriminal terhadap fasilitas kelistrikan.
Ia juga menilai pelaku pencurian harus diproses sesuai ketentuan hukum agar memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa dilakukan oleh pihak lain.
“Pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum menjadi bagian penting agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Yassier mengingatkan bahwa pencurian kabel listrik tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Jika infrastruktur penunjang mengalami kerusakan atau kehilangan komponen penting, dampaknya bisa dirasakan oleh rumah tangga, sektor usaha, hingga fasilitas pelayanan publik.
Menurutnya, pola kejahatan yang dilakukan dengan menyamar sebagai petugas menunjukkan perlunya kewaspadaan yang lebih tinggi, baik dari pihak pengelola maupun masyarakat.
Ia berharap koordinasi antara PLN, aparat penegak hukum, dan instansi terkait terus diperkuat agar pengamanan aset kelistrikan berjalan lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kota Bontang

Anggota DPRD Bontang, Yassier Arafat saat mengikuti rapat. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Perlindungan terhadap infrastruktur kelistrikan dinilai perlu menjadi perhatian serius menyusul kasus pencurian kabel milik PLN yang sempat terjadi di Kota Bontang. DPRD Bontang menilai penguatan sistem pengamanan menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Yassier Arafat, mengatakan aset kelistrikan merupakan fasilitas vital yang menopang aktivitas masyarakat. Karena itu, pengawasan di titik-titik yang dinilai rawan perlu ditingkatkan, termasuk melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV).
“Perlu ada peningkatan sistem keamanan, salah satunya dengan menambah CCTV di lokasi-lokasi yang rawan. Dengan begitu, aktivitas mencurigakan bisa lebih cepat terpantau,” ujar Yeassier.
Menurutnya, rekaman kamera pengawas dapat membantu petugas melakukan pemantauan sekaligus mempermudah proses penelusuran apabila terjadi tindak kriminal terhadap fasilitas kelistrikan.
Ia juga menilai pelaku pencurian harus diproses sesuai ketentuan hukum agar memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa dilakukan oleh pihak lain.
“Pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum menjadi bagian penting agar kejadian seperti ini tidak terulang,” katanya.
Yassier mengingatkan bahwa pencurian kabel listrik tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Jika infrastruktur penunjang mengalami kerusakan atau kehilangan komponen penting, dampaknya bisa dirasakan oleh rumah tangga, sektor usaha, hingga fasilitas pelayanan publik.
Menurutnya, pola kejahatan yang dilakukan dengan menyamar sebagai petugas menunjukkan perlunya kewaspadaan yang lebih tinggi, baik dari pihak pengelola maupun masyarakat.
Ia berharap koordinasi antara PLN, aparat penegak hukum, dan instansi terkait terus diperkuat agar pengamanan aset kelistrikan berjalan lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. (Adv)
(Sf/Lo)