DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Bontang Usul Perusahaan Perbanyak Program Magang bagi Lulusan Baru

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 Juli 2026 pukul 09:35 WITA

    Rapat Komisi A DPRD Bontang. (Foto: Setwan Bontang)

    Bontang - DPRD Kota Bontang menilai perluasan program magang menjadi salah satu solusi untuk membuka akses pengalaman kerja bagi lulusan SMA dan SMK yang baru memasuki dunia kerja.

    Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan banyak lulusan lokal sebenarnya memiliki kemauan bekerja, namun kerap terkendala persyaratan pengalaman yang menjadi standar dalam proses rekrutmen di sejumlah perusahaan.

    Menurutnya, kondisi tersebut membuat lulusan baru kesulitan memperoleh pekerjaan meski Kota Bontang dikenal sebagai kawasan industri yang dihuni berbagai perusahaan besar.

    “Yang dibutuhkan anak-anak lulusan SMA maupun SMK ini sebenarnya bukan langsung gaji besar. Mereka ingin diberi kesempatan belajar dan mendapatkan pengalaman kerja sebagai bekal untuk berkembang,” ujar Herkes.

    Heri menilai perusahaan dapat mengambil peran lebih besar dengan memperluas program magang, pelatihan, maupun pembinaan tenaga kerja pemula. Langkah itu dinilai mampu menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan tenaga kerja lokal.

    Ia mengatakan, selama ini pencari kerja asal Bontang sering kali kalah bersaing dengan pelamar dari luar daerah yang telah memiliki pengalaman kerja di sektor industri.

    “Kalau perusahaan membuka lebih banyak ruang magang dan pembinaan, lulusan lokal akan memiliki kesempatan membangun pengalaman sejak awal. Setelah itu mereka tentu lebih siap bersaing,” katanya.

    Menurut Heri, investasi terhadap tenaga kerja pemula juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan karena dapat mencetak sumber daya manusia lokal yang memahami kebutuhan industri.

    “Jangan hanya mencari yang sudah berpengalaman. Berikan juga kesempatan kepada mereka yang baru lulus agar memiliki pengalaman pertama di dunia kerja,” tambahnya.

    Sementara itu, Pjs Vice President Business Support Badak LNG, Ravito Karismael, menyampaikan perusahaan telah menjalankan sejumlah program pengembangan sumber daya manusia, di antaranya Management Trainee dan Graduate Development Program.

    Ia menjelaskan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Bontang Usul Perusahaan Perbanyak Program Magang bagi Lulusan Baru

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    30 Juli 2026 pukul 09:35 WITA

    Rapat Komisi A DPRD Bontang. (Foto: Setwan Bontang)

    Bontang - DPRD Kota Bontang menilai perluasan program magang menjadi salah satu solusi untuk membuka akses pengalaman kerja bagi lulusan SMA dan SMK yang baru memasuki dunia kerja.

    Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan banyak lulusan lokal sebenarnya memiliki kemauan bekerja, namun kerap terkendala persyaratan pengalaman yang menjadi standar dalam proses rekrutmen di sejumlah perusahaan.

    Menurutnya, kondisi tersebut membuat lulusan baru kesulitan memperoleh pekerjaan meski Kota Bontang dikenal sebagai kawasan industri yang dihuni berbagai perusahaan besar.

    “Yang dibutuhkan anak-anak lulusan SMA maupun SMK ini sebenarnya bukan langsung gaji besar. Mereka ingin diberi kesempatan belajar dan mendapatkan pengalaman kerja sebagai bekal untuk berkembang,” ujar Herkes.

    Heri menilai perusahaan dapat mengambil peran lebih besar dengan memperluas program magang, pelatihan, maupun pembinaan tenaga kerja pemula. Langkah itu dinilai mampu menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan tenaga kerja lokal.

    Ia mengatakan, selama ini pencari kerja asal Bontang sering kali kalah bersaing dengan pelamar dari luar daerah yang telah memiliki pengalaman kerja di sektor industri.

    “Kalau perusahaan membuka lebih banyak ruang magang dan pembinaan, lulusan lokal akan memiliki kesempatan membangun pengalaman sejak awal. Setelah itu mereka tentu lebih siap bersaing,” katanya.

    Menurut Heri, investasi terhadap tenaga kerja pemula juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan karena dapat mencetak sumber daya manusia lokal yang memahami kebutuhan industri.

    “Jangan hanya mencari yang sudah berpengalaman. Berikan juga kesempatan kepada mereka yang baru lulus agar memiliki pengalaman pertama di dunia kerja,” tambahnya.

    Sementara itu, Pjs Vice President Business Support Badak LNG, Ravito Karismael, menyampaikan perusahaan telah menjalankan sejumlah program pengembangan sumber daya manusia, di antaranya Management Trainee dan Graduate Development Program.

    Ia menjelaskan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi. (Adv)

    (Sf/Lo)