DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Bontang Nilai Program Magang Jadi Kunci Siapkan SDM Lokal Berkualitas

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    31 Juli 2026 pukul 23:34 WITA

    Rapat Komisi A DPRD Bontang. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Kesempatan magang bagi pelajar dan mahasiswa dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang siap bersaing di dunia industri. 

    Karena itu, Komisi A DPRD Kota Bontang meminta perusahaan lebih terbuka dalam menyediakan akses praktik kerja bagi generasi muda.

    Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan hal tersebut menjadi salah satu perhatian pihaknya saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu perusahaan di Bontang. 

    Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, DPRD juga menekankan pentingnya implementasi Perda Ketenagakerjaan, khususnya terkait program PKL dan magang.

    “Magang bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi sarana bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal dunia kerja. Perusahaan di kawasan industri sudah semestinya memberi ruang yang lebih luas agar mereka memperoleh pengalaman sebelum benar-benar bekerja,” ujar Herkes.

    Selain membahas program magang, Komisi A turut menyoroti penerapan kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif. Heri mengapresiasi perusahaan yang telah mempekerjakan empat penyandang disabilitas, bahkan jumlah tersebut telah melampaui ketentuan minimal satu persen dari total tenaga kerja.

    Menurutnya, perusahaan juga telah menempatkan para pekerja sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing, sehingga mereka tetap dapat bekerja secara produktif tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun kompetensi.

    “Ini menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi apabila diberikan ruang dan penempatan yang tepat,” katanya.

    Heri berharap praktik serupa dapat diterapkan lebih luas oleh perusahaan-perusahaan lain di Bontang. Menurutnya, perluasan program magang dan kesempatan kerja yang inklusif akan menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM lokal, sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja di Kota Bontang. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Bontang Nilai Program Magang Jadi Kunci Siapkan SDM Lokal Berkualitas

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    31 Juli 2026 pukul 23:34 WITA

    Rapat Komisi A DPRD Bontang. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Kesempatan magang bagi pelajar dan mahasiswa dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang siap bersaing di dunia industri. 

    Karena itu, Komisi A DPRD Kota Bontang meminta perusahaan lebih terbuka dalam menyediakan akses praktik kerja bagi generasi muda.

    Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan hal tersebut menjadi salah satu perhatian pihaknya saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu perusahaan di Bontang. 

    Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, DPRD juga menekankan pentingnya implementasi Perda Ketenagakerjaan, khususnya terkait program PKL dan magang.

    “Magang bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi sarana bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengenal dunia kerja. Perusahaan di kawasan industri sudah semestinya memberi ruang yang lebih luas agar mereka memperoleh pengalaman sebelum benar-benar bekerja,” ujar Herkes.

    Selain membahas program magang, Komisi A turut menyoroti penerapan kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif. Heri mengapresiasi perusahaan yang telah mempekerjakan empat penyandang disabilitas, bahkan jumlah tersebut telah melampaui ketentuan minimal satu persen dari total tenaga kerja.

    Menurutnya, perusahaan juga telah menempatkan para pekerja sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing, sehingga mereka tetap dapat bekerja secara produktif tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun kompetensi.

    “Ini menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi apabila diberikan ruang dan penempatan yang tepat,” katanya.

    Heri berharap praktik serupa dapat diterapkan lebih luas oleh perusahaan-perusahaan lain di Bontang. Menurutnya, perluasan program magang dan kesempatan kerja yang inklusif akan menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM lokal, sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja di Kota Bontang. (Adv)

    (Sf/Lo)