Cari disini...

DPRD Kota Bontang
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam saat diwawancarai awak media. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Dukungan terhadap kontingen Kota Bontang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 diarahkan pada kebutuhan atlet dan cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi memberikan prestasi bagi daerah.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan dukungan tersebut perlu disusun dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran, sekaligus memastikan pembiayaan benar-benar memberikan manfaat bagi kontingen.
Menurutnya, prinsip efisiensi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cabang olahraga yang akan mendapatkan dukungan keberangkatan ke Porprov 2026.
“Dengan semangat prinsip efisiensi, tentunya yang kemarin kita bicarakan konteksnya adalah cabor-cabor yang lolos BK Porprov. Jadi, yang kemarin mendapatkan potensi medali kemudian lolos di BK Porprov, itulah yang kita prioritaskan untuk diberangkatkan,” ujar Andi Faizal.
Ia menjelaskan, kontingen Bontang diproyeksikan terdiri dari sekitar 912 orang yang mencakup atlet, ofisial dan manajer dari sekitar 53 cabang olahraga.
Dukungan anggaran diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kontingen selama mengikuti kompetisi, dengan tetap memperhatikan skala prioritas.
Andi Faizal menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk membatasi jumlah peserta, melainkan bagian dari upaya memastikan dukungan pemerintah daerah dapat diberikan secara optimal kepada atlet yang telah memenuhi persyaratan kualifikasi.
“Yang kemarin mendapatkan potensi medali kemudian lolos di BK Porprov, itulah yang kita prioritaskan untuk diberangkatkan,” jelasnya.
Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan peluang Bontang meraih prestasi di tingkat provinsi. Karena itu, keberangkatan kontingen diarahkan kepada atlet dan cabang olahraga yang dinilai memiliki kesiapan serta peluang untuk menyumbangkan medali bagi Kota Bontang.
Dengan dukungan yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi prestasi, DPRD Bontang mendorong agar keikutsertaan dalam Porprov 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan prestasi olahraga daerah. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kota Bontang

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam saat diwawancarai awak media. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Dukungan terhadap kontingen Kota Bontang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 diarahkan pada kebutuhan atlet dan cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi memberikan prestasi bagi daerah.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan dukungan tersebut perlu disusun dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran, sekaligus memastikan pembiayaan benar-benar memberikan manfaat bagi kontingen.
Menurutnya, prinsip efisiensi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan cabang olahraga yang akan mendapatkan dukungan keberangkatan ke Porprov 2026.
“Dengan semangat prinsip efisiensi, tentunya yang kemarin kita bicarakan konteksnya adalah cabor-cabor yang lolos BK Porprov. Jadi, yang kemarin mendapatkan potensi medali kemudian lolos di BK Porprov, itulah yang kita prioritaskan untuk diberangkatkan,” ujar Andi Faizal.
Ia menjelaskan, kontingen Bontang diproyeksikan terdiri dari sekitar 912 orang yang mencakup atlet, ofisial dan manajer dari sekitar 53 cabang olahraga.
Dukungan anggaran diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kontingen selama mengikuti kompetisi, dengan tetap memperhatikan skala prioritas.
Andi Faizal menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk membatasi jumlah peserta, melainkan bagian dari upaya memastikan dukungan pemerintah daerah dapat diberikan secara optimal kepada atlet yang telah memenuhi persyaratan kualifikasi.
“Yang kemarin mendapatkan potensi medali kemudian lolos di BK Porprov, itulah yang kita prioritaskan untuk diberangkatkan,” jelasnya.
Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan peluang Bontang meraih prestasi di tingkat provinsi. Karena itu, keberangkatan kontingen diarahkan kepada atlet dan cabang olahraga yang dinilai memiliki kesiapan serta peluang untuk menyumbangkan medali bagi Kota Bontang.
Dengan dukungan yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi prestasi, DPRD Bontang mendorong agar keikutsertaan dalam Porprov 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan prestasi olahraga daerah. (Adv)
(Sf/Lo)