DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    Andi Faiz Dorong Semangat Kebersamaan KKSS Bontang di HUT ke-81 RI

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    23 Agustus 2026 pukul 22:18 WITA

    Kegiatan lomba tradisional antarpilar KKSS Kota Bontang dihadiri ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bontang untuk mempererat kebersamaan.

    Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan lomba tradisional antarpilar KKSS yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

    Andi Faiz mengatakan keberadaan masyarakat KKSS di Bontang menjadi bagian dari keberagaman yang turut membangun kehidupan sosial di Kota Taman. Meski berada jauh dari tanah kelahiran, semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap dapat dipelihara melalui berbagai kegiatan bersama.

    “Di tanah rantau, kita tetap satu. Tetap kompak. Tetap semangat,” ujar Andi Faiz.

    Ia menilai lomba-lomba tradisional yang melibatkan antarpilar KKSS memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingat kembali suasana kebersamaan di kampung halaman sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

    Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan sebaiknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat.

    “Lewat lomba tradisional antarpilar, kita bukan hanya mengenang perjuangan pahlawan, tapi juga menguatkan tali silaturahmi,” katanya.

    Andi Faiz berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap momentum peringatan HUT Kemerdekaan. Ia bahkan berharap kegiatan yang dilaksanakan keluarga besar KKSS Bontang dapat menjadi contoh bagi komunitas maupun daerah lain di Kalimantan Timur.

    “Ini merupakan Olimpiade KKSS Bontang yang pertama. Walaupun pertandingan yang dilaksanakan dalam kegiatan ini merupakan berbagai perlombaan, kami memilih menggunakan nama Olimpiade. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus kita laksanakan setiap memperingati Hari Kemerdekaan,” ujarnya.

    Ia berharap semangat kebersamaan tersebut tidak hanya tumbuh di lingkungan KKSS Bontang, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi komunitas masyarakat Sulawesi Selatan di daerah lainnya.

    “Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi contoh di Kota Bontang, tetapi juga bisa dilaksanakan di Kalimantan Timur dan kabupaten lainnya. Ini menjadi momentum untuk mengingat kembali masa-masa ketika kita masih tinggal di kampung halaman di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

    Andi Faiz menegaskan, keberagaman masyarakat menjadi salah satu kekuatan Kota Bontang. Karena itu, kebersamaan antarkelompok masyarakat perlu terus dirawat melalui kegiatan yang mampu mempertemukan warga dalam suasana penuh kekeluargaan. “Bontang kuat karena warganya bersatu,” tegasnya.

    Melalui kegiatan tersebut, Andi Faiz berharap semangat kemerdekaan dapat dimaknai tidak hanya sebagai peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat Bontang. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kota Bontang

    DPRD Kota Bontang

    Andi Faiz Dorong Semangat Kebersamaan KKSS Bontang di HUT ke-81 RI

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    23 Agustus 2026 pukul 22:18 WITA

    Kegiatan lomba tradisional antarpilar KKSS Kota Bontang dihadiri ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Foto: Istimewa)

    Bontang - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bontang untuk mempererat kebersamaan.

    Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan lomba tradisional antarpilar KKSS yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

    Andi Faiz mengatakan keberadaan masyarakat KKSS di Bontang menjadi bagian dari keberagaman yang turut membangun kehidupan sosial di Kota Taman. Meski berada jauh dari tanah kelahiran, semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap dapat dipelihara melalui berbagai kegiatan bersama.

    “Di tanah rantau, kita tetap satu. Tetap kompak. Tetap semangat,” ujar Andi Faiz.

    Ia menilai lomba-lomba tradisional yang melibatkan antarpilar KKSS memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingat kembali suasana kebersamaan di kampung halaman sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

    Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan sebaiknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat.

    “Lewat lomba tradisional antarpilar, kita bukan hanya mengenang perjuangan pahlawan, tapi juga menguatkan tali silaturahmi,” katanya.

    Andi Faiz berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap momentum peringatan HUT Kemerdekaan. Ia bahkan berharap kegiatan yang dilaksanakan keluarga besar KKSS Bontang dapat menjadi contoh bagi komunitas maupun daerah lain di Kalimantan Timur.

    “Ini merupakan Olimpiade KKSS Bontang yang pertama. Walaupun pertandingan yang dilaksanakan dalam kegiatan ini merupakan berbagai perlombaan, kami memilih menggunakan nama Olimpiade. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus kita laksanakan setiap memperingati Hari Kemerdekaan,” ujarnya.

    Ia berharap semangat kebersamaan tersebut tidak hanya tumbuh di lingkungan KKSS Bontang, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi komunitas masyarakat Sulawesi Selatan di daerah lainnya.

    “Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi contoh di Kota Bontang, tetapi juga bisa dilaksanakan di Kalimantan Timur dan kabupaten lainnya. Ini menjadi momentum untuk mengingat kembali masa-masa ketika kita masih tinggal di kampung halaman di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

    Andi Faiz menegaskan, keberagaman masyarakat menjadi salah satu kekuatan Kota Bontang. Karena itu, kebersamaan antarkelompok masyarakat perlu terus dirawat melalui kegiatan yang mampu mempertemukan warga dalam suasana penuh kekeluargaan. “Bontang kuat karena warganya bersatu,” tegasnya.

    Melalui kegiatan tersebut, Andi Faiz berharap semangat kemerdekaan dapat dimaknai tidak hanya sebagai peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat Bontang. (Adv)

    (Sf/Lo)