DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Wahyullah Bandung Apresiasi Balikpapan Fest, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kota

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 November 2025 pukul 10:26 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung saat ditemui di Balikpapan Sport Center Convention (BSCC) Dome. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Balikpapan Fest, yang dinilainya sebagai kegiatan positif dan berdampak luas terhadap perekonomian serta sektor pariwisata daerah. 

    Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan komitmen Kota Balikpapan untuk menjadi salah satu pusat industri, perdagangan, dan pariwisata di Kalimantan Timur.

    “Ini kegiatan yang sangat baik, karena pariwisata merupakan salah satu industri yang perlu terus didukung. Saya pikir kegiatan seperti ini juga sesuai dengan komitmen Balikpapan sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata,” ucap Wahyullah sapaan akrabnya saat ditemui awak media, Jumat (7/11/2025).

    Lebih lanjut, Wahyullah menilai bahwa setiap kegiatan yang berkaitan dengan industri, termasuk pariwisata, selalu menghadirkan perputaran ekonomi yang signifikan di tengah masyarakat.

    Ia menjelaskan, sektor industri tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga melibatkan banyak unsur ekonomi dan sumber daya manusia.

    “Kalau sudah bicara industri, itu pasti terkait dengan banyak hal. Ada manusia yang terlibat, ada aktivitas ekonomi yang bergerak, dan semuanya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

    Terkait target Balikpapan menjadi kota Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dirinya menilai bahwa keberhasilan program tersebut perlu diukur dengan indikator yang jelas. Salah satunya, kata dia, dapat dilihat dari lama waktu wisatawan menginap di Balikpapan.

    “Biasanya, ukuran keberhasilan sektor pariwisata bisa dilihat dari berapa lama wisatawan tinggal. Kalau dulu rata-rata lama kunjungan wisatawan di Balikpapan sekitar 1,3 sampai 1,5 hari, semoga ke depan bisa meningkat dengan adanya kegiatan seperti Balikpapan Fest,” imbuhnya.

    Ia juga berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata Balikpapan.

    “Harapan saya, semakin banyak kegiatan yang bisa mengkolaborasikan pemerintah kota, provinsi, dan kementerian. Karena untuk membangun pariwisata, kita juga memerlukan dukungan dari APBN, APBD, dan partisipasi masyarakat,” pungkasnya.

    Dengan adanya kegiatan seperti Balikpapan Fest, diharapkan citra Kota Balikpapan sebagai destinasi industri dan pariwisata terus meningkat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Wahyullah Bandung Apresiasi Balikpapan Fest, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kota

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 November 2025 pukul 10:26 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung saat ditemui di Balikpapan Sport Center Convention (BSCC) Dome. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Balikpapan Fest, yang dinilainya sebagai kegiatan positif dan berdampak luas terhadap perekonomian serta sektor pariwisata daerah. 

    Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan komitmen Kota Balikpapan untuk menjadi salah satu pusat industri, perdagangan, dan pariwisata di Kalimantan Timur.

    “Ini kegiatan yang sangat baik, karena pariwisata merupakan salah satu industri yang perlu terus didukung. Saya pikir kegiatan seperti ini juga sesuai dengan komitmen Balikpapan sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata,” ucap Wahyullah sapaan akrabnya saat ditemui awak media, Jumat (7/11/2025).

    Lebih lanjut, Wahyullah menilai bahwa setiap kegiatan yang berkaitan dengan industri, termasuk pariwisata, selalu menghadirkan perputaran ekonomi yang signifikan di tengah masyarakat.

    Ia menjelaskan, sektor industri tidak hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga melibatkan banyak unsur ekonomi dan sumber daya manusia.

    “Kalau sudah bicara industri, itu pasti terkait dengan banyak hal. Ada manusia yang terlibat, ada aktivitas ekonomi yang bergerak, dan semuanya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

    Terkait target Balikpapan menjadi kota Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dirinya menilai bahwa keberhasilan program tersebut perlu diukur dengan indikator yang jelas. Salah satunya, kata dia, dapat dilihat dari lama waktu wisatawan menginap di Balikpapan.

    “Biasanya, ukuran keberhasilan sektor pariwisata bisa dilihat dari berapa lama wisatawan tinggal. Kalau dulu rata-rata lama kunjungan wisatawan di Balikpapan sekitar 1,3 sampai 1,5 hari, semoga ke depan bisa meningkat dengan adanya kegiatan seperti Balikpapan Fest,” imbuhnya.

    Ia juga berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga kementerian terkait. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat potensi ekonomi dan pariwisata Balikpapan.

    “Harapan saya, semakin banyak kegiatan yang bisa mengkolaborasikan pemerintah kota, provinsi, dan kementerian. Karena untuk membangun pariwisata, kita juga memerlukan dukungan dari APBN, APBD, dan partisipasi masyarakat,” pungkasnya.

    Dengan adanya kegiatan seperti Balikpapan Fest, diharapkan citra Kota Balikpapan sebagai destinasi industri dan pariwisata terus meningkat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (Adv)

    (Sf/Rs)