DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Rahmatia Imbau Masyarakat Waspada DBD di Musim Hujan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 Juni 2024 pukul 16:58 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Rahmatia saat berada diruang rapat gabungan DPRD Balikpapan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Saat ini Kota Balikpapan telah memasuki musim hujan, maka itu masyarakat Balikpapan diimbau selalu menjaga kesehatan dan waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

    Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kota Balikpapan Rahmatia kepada awak media di Ruang kerjanya, Jum'at (7/6/2024). 

    "Dimusim penghujan ini, yang patut diwaspadai masyarakat sekarang adalah penyakit DBD," ucap Rahmatia.

    Menurut Politisi Partai Gerindra ini, pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah lebih meningkat, karena banyaknya tempat berinduk Nyamuk Aedes Aegypti. 

    Sehingga nyamuk Aedes Aegypti mudah berkembang, dan semakin potensial menggigit anak dan remaja yang akhirnya dapat mengakibatkan terjangkit demam berdarah.

    "Makanya kondisi ini dapat di cegah, jika kita bisa menutup sumber-sumber genangan air pada lingkungan rumah. Selain itu, kita juga harus menguras dan menyikat bak mandi dan menaburkan bubuk abate di tempat yang ada genangan air," jelasnya.

    Selain genangan air yang menjadi tempat berkembang biak, kata dia , lingkungan kotor setelah banjir juga menjadi lingkungan favorit bagi para nyamuk.

    Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras untuk membersihkan lingkungan agar terhindar dari demam berdarah. Untuk menghindari gigitan nyamuk dewasa dapat dilakukan dengan fogging.

    "Jika faktor lingkungan sudah bersih, kita juga harus mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan vitamin yang mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh bagi anak-anak dan remaja,” imbuhnya. 

    Rahmatia juga meminta kepada jajaran ketua RT agar kembali menggalakkan kerja bakti massal (gotong royong ) membersihkan lingkungannya. Meskipun Dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota (DKK) selalu menggencarkan penyuluhan pencegahan DBD. Seperti memberikan obat pembunuh jentik nyamuk (Abate) dan lain sebagainya.

    "Saya pikir dari DKK juga sudah memiliki langkah-langkah dalam pencegahan DBD di Balikpapan, tinggal masyarakat yang mencegahya seperti apa," pungkasnya. (ADV) 

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Rahmatia Imbau Masyarakat Waspada DBD di Musim Hujan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    07 Juni 2024 pukul 16:58 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Rahmatia saat berada diruang rapat gabungan DPRD Balikpapan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Saat ini Kota Balikpapan telah memasuki musim hujan, maka itu masyarakat Balikpapan diimbau selalu menjaga kesehatan dan waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

    Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kota Balikpapan Rahmatia kepada awak media di Ruang kerjanya, Jum'at (7/6/2024). 

    "Dimusim penghujan ini, yang patut diwaspadai masyarakat sekarang adalah penyakit DBD," ucap Rahmatia.

    Menurut Politisi Partai Gerindra ini, pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah lebih meningkat, karena banyaknya tempat berinduk Nyamuk Aedes Aegypti. 

    Sehingga nyamuk Aedes Aegypti mudah berkembang, dan semakin potensial menggigit anak dan remaja yang akhirnya dapat mengakibatkan terjangkit demam berdarah.

    "Makanya kondisi ini dapat di cegah, jika kita bisa menutup sumber-sumber genangan air pada lingkungan rumah. Selain itu, kita juga harus menguras dan menyikat bak mandi dan menaburkan bubuk abate di tempat yang ada genangan air," jelasnya.

    Selain genangan air yang menjadi tempat berkembang biak, kata dia , lingkungan kotor setelah banjir juga menjadi lingkungan favorit bagi para nyamuk.

    Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras untuk membersihkan lingkungan agar terhindar dari demam berdarah. Untuk menghindari gigitan nyamuk dewasa dapat dilakukan dengan fogging.

    "Jika faktor lingkungan sudah bersih, kita juga harus mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan vitamin yang mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh bagi anak-anak dan remaja,” imbuhnya. 

    Rahmatia juga meminta kepada jajaran ketua RT agar kembali menggalakkan kerja bakti massal (gotong royong ) membersihkan lingkungannya. Meskipun Dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota (DKK) selalu menggencarkan penyuluhan pencegahan DBD. Seperti memberikan obat pembunuh jentik nyamuk (Abate) dan lain sebagainya.

    "Saya pikir dari DKK juga sudah memiliki langkah-langkah dalam pencegahan DBD di Balikpapan, tinggal masyarakat yang mencegahya seperti apa," pungkasnya. (ADV) 

    (Sf/Rs)