DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Oddang Dorong Optimalisasi BCT Jelang Mudik Lebaran

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Maret 2026 pukul 18:09 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang saat ditemui di kantor DPRD. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang, menilai keberadaan transportasi massal Balikpapan City Trans (BCT) perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan layanan yang lebih fleksibel dan maksimal bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

    Menurutnya, keberadaan transportasi publik yang terintegrasi menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat kota, terutama bagi penumpang yang hendak bepergian melalui jalur udara.

    “Oleh karena itu, DPRD sebelumnya telah mendorong Dinas Perhubungan Kota Balikpapan untuk memperkuat koordinasi dengan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, guna memaksimalkan layanan BCT bagi penumpang dari dan menuju bandara,” ucap Oddang sapaan akrabnya kepada media, Selasa (10/3/2026).

    Oddang menjelaskan, koordinasi tersebut telah mulai dilakukan oleh pihak terkait sebagai langkah awal untuk meningkatkan konektivitas transportasi publik di Kota Balikpapan.

    Ia berharap langkah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya saat mobilitas meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

    “Kami sudah mendesak Dishub untuk berkoordinasi dengan pihak bandara dan alhamdulillah sudah dilakukan, apalagi sekarang kita menghadapi mudik Lebaran,” jelasnya.

    Selain mendorong peningkatan layanan, Komisi III DPRD Balikpapan juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan operasional BCT di lapangan. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan maupun keluhan dari masyarakat terkait pelayanan transportasi tersebut.

    Dirinya menyebutkan, apabila terdapat kendala atau keluhan dari masyarakat, DPRD siap memfasilitasi pertemuan antara pihak terkait guna mencari solusi bersama. Langkah ini dinilai penting agar layanan BCT dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Kami juga harus peka apabila ada keluhan dari masyarakat terkait BCT. Kalau memang ada persoalan, kami bisa duduk bersama untuk mencari solusi,” katanya.

    Sementara itu, hingga saat ini layanan BCT masih dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Kebijakan tersebut dinilai cukup membantu masyarakat dalam mengakses transportasi publik di dalam kota.

    Namun demikian, Oddang mengingatkan, apabila di kemudian hari pemerintah berencana menerapkan tarif bagi pengguna BCT, kebijakan tersebut harus dipertimbangkan secara matang agar tidak membebani masyarakat.

    “Sampai saat ini BCT masih gratis. Jika nantinya berbayar, jangan sampai membebankan masyarakat. Sejauh ini juga belum ada pembahasan terkait tarif,” akunya.

    Ia berharap ke depan Bacitra dapat terus dikembangkan sebagai salah satu solusi transportasi massal di Kota Balikpapan yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Oddang Dorong Optimalisasi BCT Jelang Mudik Lebaran

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Maret 2026 pukul 18:09 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang saat ditemui di kantor DPRD. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang, menilai keberadaan transportasi massal Balikpapan City Trans (BCT) perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan layanan yang lebih fleksibel dan maksimal bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.

    Menurutnya, keberadaan transportasi publik yang terintegrasi menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat kota, terutama bagi penumpang yang hendak bepergian melalui jalur udara.

    “Oleh karena itu, DPRD sebelumnya telah mendorong Dinas Perhubungan Kota Balikpapan untuk memperkuat koordinasi dengan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, guna memaksimalkan layanan BCT bagi penumpang dari dan menuju bandara,” ucap Oddang sapaan akrabnya kepada media, Selasa (10/3/2026).

    Oddang menjelaskan, koordinasi tersebut telah mulai dilakukan oleh pihak terkait sebagai langkah awal untuk meningkatkan konektivitas transportasi publik di Kota Balikpapan.

    Ia berharap langkah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya saat mobilitas meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

    “Kami sudah mendesak Dishub untuk berkoordinasi dengan pihak bandara dan alhamdulillah sudah dilakukan, apalagi sekarang kita menghadapi mudik Lebaran,” jelasnya.

    Selain mendorong peningkatan layanan, Komisi III DPRD Balikpapan juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan operasional BCT di lapangan. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan maupun keluhan dari masyarakat terkait pelayanan transportasi tersebut.

    Dirinya menyebutkan, apabila terdapat kendala atau keluhan dari masyarakat, DPRD siap memfasilitasi pertemuan antara pihak terkait guna mencari solusi bersama. Langkah ini dinilai penting agar layanan BCT dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

    “Kami juga harus peka apabila ada keluhan dari masyarakat terkait BCT. Kalau memang ada persoalan, kami bisa duduk bersama untuk mencari solusi,” katanya.

    Sementara itu, hingga saat ini layanan BCT masih dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Kebijakan tersebut dinilai cukup membantu masyarakat dalam mengakses transportasi publik di dalam kota.

    Namun demikian, Oddang mengingatkan, apabila di kemudian hari pemerintah berencana menerapkan tarif bagi pengguna BCT, kebijakan tersebut harus dipertimbangkan secara matang agar tidak membebani masyarakat.

    “Sampai saat ini BCT masih gratis. Jika nantinya berbayar, jangan sampai membebankan masyarakat. Sejauh ini juga belum ada pembahasan terkait tarif,” akunya.

    Ia berharap ke depan Bacitra dapat terus dikembangkan sebagai salah satu solusi transportasi massal di Kota Balikpapan yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. (Adv)

    (Sf/Rs)