Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, kembali mendorong pemerintah kota untuk segera merealisasikan pembebasan lahan di kawasan Jalan MT Haryono sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir.
Dia menjelaskan, salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah adanya penyempitan saluran air yang menghambat aliran drainase. Kondisi itu membuat air mudah meluap saat curah hujan tinggi.
Karena itu, ia menilai pembebasan lahan di titik-titik krusial menjadi solusi yang harus diprioritaskan.
“Saya pernah mengusulkan, kalau ingin penanganan banjir MT Haryono optimal, pembebasan lahan perlu dilakukan. Di beberapa titik ada penyempitan yang membuat aliran air tertahan,” ucap Halili kepada awak media, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, jika aliran air dapat kembali normal, maka potensi genangan hingga banjir bisa ditekan secara signifikan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan teknis tetap berada di tangan pemerintah kota melalui dinas terkait.
Komisi III DPRD, lanjut Halili, hanya berperan dalam memberikan dorongan serta melakukan pengawasan agar program penanganan banjir berjalan efektif dan tepat sasaran.
Terkait anggaran, Halili menilai pembebasan lahan untuk kepentingan umum, khususnya penanganan banjir, seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Ia optimistis pemerintah dapat mencari solusi pembiayaan, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran.
“Kalau untuk kepentingan masyarakat banyak, apalagi untuk mengatasi banjir, seharusnya bisa direalisasikan. Soal anggaran, kami dorong agar dicarikan solusinya,” tegasnya.
Politisi PKB ini juga menyoroti minimnya informasi terbaru dari dinas terkait mengenai perkembangan rencana pembebasan lahan tersebut. Padahal, menurutnya, persoalan banjir di kawasan MT Haryono sudah cukup lama menjadi perhatian.
“Ini masalah lama, tetapi sampai sekarang kami belum mendapat informasi lanjutan, apakah pembebasan lahan sudah berjalan atau belum,” ungkapnya.
Meski demikian, Purnawirawan TNI AD ini tetap optimistis upaya tersebut dapat direalisasikan. Ditegaskan, bahwa penanganan banjir merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Komisi III DPRD Balikpapan, kata dia, akan terus mendorong pemerintah kota untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk mempercepat pembebasan lahan dan normalisasi drainase, agar permasalahan banjir di kawasan MT Haryono dapat segera teratasi secara menyeluruh. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, kembali mendorong pemerintah kota untuk segera merealisasikan pembebasan lahan di kawasan Jalan MT Haryono sebagai langkah strategis dalam penanganan banjir.
Dia menjelaskan, salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah adanya penyempitan saluran air yang menghambat aliran drainase. Kondisi itu membuat air mudah meluap saat curah hujan tinggi.
Karena itu, ia menilai pembebasan lahan di titik-titik krusial menjadi solusi yang harus diprioritaskan.
“Saya pernah mengusulkan, kalau ingin penanganan banjir MT Haryono optimal, pembebasan lahan perlu dilakukan. Di beberapa titik ada penyempitan yang membuat aliran air tertahan,” ucap Halili kepada awak media, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, jika aliran air dapat kembali normal, maka potensi genangan hingga banjir bisa ditekan secara signifikan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan teknis tetap berada di tangan pemerintah kota melalui dinas terkait.
Komisi III DPRD, lanjut Halili, hanya berperan dalam memberikan dorongan serta melakukan pengawasan agar program penanganan banjir berjalan efektif dan tepat sasaran.
Terkait anggaran, Halili menilai pembebasan lahan untuk kepentingan umum, khususnya penanganan banjir, seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Ia optimistis pemerintah dapat mencari solusi pembiayaan, meskipun saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran.
“Kalau untuk kepentingan masyarakat banyak, apalagi untuk mengatasi banjir, seharusnya bisa direalisasikan. Soal anggaran, kami dorong agar dicarikan solusinya,” tegasnya.
Politisi PKB ini juga menyoroti minimnya informasi terbaru dari dinas terkait mengenai perkembangan rencana pembebasan lahan tersebut. Padahal, menurutnya, persoalan banjir di kawasan MT Haryono sudah cukup lama menjadi perhatian.
“Ini masalah lama, tetapi sampai sekarang kami belum mendapat informasi lanjutan, apakah pembebasan lahan sudah berjalan atau belum,” ungkapnya.
Meski demikian, Purnawirawan TNI AD ini tetap optimistis upaya tersebut dapat direalisasikan. Ditegaskan, bahwa penanganan banjir merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Komisi III DPRD Balikpapan, kata dia, akan terus mendorong pemerintah kota untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk mempercepat pembebasan lahan dan normalisasi drainase, agar permasalahan banjir di kawasan MT Haryono dapat segera teratasi secara menyeluruh. (Adv)
(Sf/Lo)