DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Komisi III DPRD Balikpapan Janji Awasi Infrastruktur dengan LangsungTurun ke Lapangan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Odang. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Komisi III DPRD Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawasi pembangunan dan perawatan infrastruktur di kota tersebut.

    Tak hanya bekerja di balik meja, mereka secara rutin turun ke lapangan untuk memastikan proyek-proyek pembangunan di Kota Balikpapan berjalan sesuai rencana. 

    “Langkah ini diambil untuk memastikan setiap proyek memberikan hasil yang optimal dan tidak hanya sekadar menjawab kebutuhan masyarakat jangka pendek,” ucap Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Odang kepada media, Jumat (21/2/2025).

    Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan sangatlah penting. Sehingga mengetahui apa saja yang menjadi kendala di lapangan.

    “Kami tidak hanya melakukan tugas di kantor, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait," ujar Oddang sapaan akrabnya.

    Menurutnya, kehadiran mereka di lokasi pembangunan bukan untuk mengintimidasi pihak perusahaan yang terlibat, melainkan untuk mempererat komunikasi dan memastikan bahwa proyek dapat berjalan dengan baik tanpa ada masalah di kemudian hari.

    Selama melakukan pengawasan lapangan, Komisi III sering kali menghadapi permasalahan klasik yang sudah lama menjadi sorotan, salah satunya adalah banjir dan kondisi infrastruktur yang kurang baik. 

    “Bahkan perdebatan soal penyebab banjir dan kerusakan infrastruktur, seperti yang terjadi di kawasan Grand City, selalu menjadi topik yang tak kunjung usai. Meski sudah ada usaha untuk memperbaiki, namun hasil yang diharapkan belum juga tercapai,” imbuhnya.

    Selain itu, Komisi III juga menghadapi kendala terkait keterbatasan anggaran untuk perawatan infrastruktur melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

    Untuk itu, mereka berusaha mencari solusi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan swasta untuk berkontribusi dalam pemeliharaan infrastruktur. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang untuk perbaikan yang lebih cepat dan efektif.

    “Dengan komunikasi yang lebih intensif dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Komisi III DPRD Balikpapan berharap agar perawatan dan perbaikan infrastruktur di kota ini dapat lebih maksimal, memberikan dampak positif bagi kenyamanan warga, dan mengurangi permasalahan klasik yang selama ini mengganggu,” imbuhnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Komisi III DPRD Balikpapan Janji Awasi Infrastruktur dengan LangsungTurun ke Lapangan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Odang. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Komisi III DPRD Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawasi pembangunan dan perawatan infrastruktur di kota tersebut.

    Tak hanya bekerja di balik meja, mereka secara rutin turun ke lapangan untuk memastikan proyek-proyek pembangunan di Kota Balikpapan berjalan sesuai rencana. 

    “Langkah ini diambil untuk memastikan setiap proyek memberikan hasil yang optimal dan tidak hanya sekadar menjawab kebutuhan masyarakat jangka pendek,” ucap Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Odang kepada media, Jumat (21/2/2025).

    Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan sangatlah penting. Sehingga mengetahui apa saja yang menjadi kendala di lapangan.

    “Kami tidak hanya melakukan tugas di kantor, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait," ujar Oddang sapaan akrabnya.

    Menurutnya, kehadiran mereka di lokasi pembangunan bukan untuk mengintimidasi pihak perusahaan yang terlibat, melainkan untuk mempererat komunikasi dan memastikan bahwa proyek dapat berjalan dengan baik tanpa ada masalah di kemudian hari.

    Selama melakukan pengawasan lapangan, Komisi III sering kali menghadapi permasalahan klasik yang sudah lama menjadi sorotan, salah satunya adalah banjir dan kondisi infrastruktur yang kurang baik. 

    “Bahkan perdebatan soal penyebab banjir dan kerusakan infrastruktur, seperti yang terjadi di kawasan Grand City, selalu menjadi topik yang tak kunjung usai. Meski sudah ada usaha untuk memperbaiki, namun hasil yang diharapkan belum juga tercapai,” imbuhnya.

    Selain itu, Komisi III juga menghadapi kendala terkait keterbatasan anggaran untuk perawatan infrastruktur melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

    Untuk itu, mereka berusaha mencari solusi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan swasta untuk berkontribusi dalam pemeliharaan infrastruktur. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang untuk perbaikan yang lebih cepat dan efektif.

    “Dengan komunikasi yang lebih intensif dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Komisi III DPRD Balikpapan berharap agar perawatan dan perbaikan infrastruktur di kota ini dapat lebih maksimal, memberikan dampak positif bagi kenyamanan warga, dan mengurangi permasalahan klasik yang selama ini mengganggu,” imbuhnya. (Adv)

    (Sf/Rs)