DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Komisi II DPRD Balikpapan Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pastikan Aman Dikonsumsi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Komisi II DPRD Balikpapan pastikan hewan kurban di konsumsi dalam keadaan sehat, beberapa lokasi di kunjungi, termasuk izinnya. (Foto:Budiono/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan (kunlap) untuk mengecek langsung kondisi hewan kurban yang dijual di sejumlah titik di kota Balikpapan, Selasa (3/6/2025).

    Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa hewan-hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi.

    Dua lokasi yang menjadi fokus kunjungan yaitu di kawasan Jalan Mulawarman, Balikpapan Timur dan Jalan Masma Is Wahyudi. Berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 140 hewan kurban yang berada di lokasi-lokasi tersebut.

    Koordinator Komisi II DPRD Balikpapan, Budiono menyampaikan, bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mengonfirmasi bahwa seluruh hewan kurban yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.

    “Hewan kurban yang sudah dicek kesehatannya akan diberi tanda berupa titik di bagian telinganya. Itu sebagai penanda bahwa hewan tersebut sudah dinyatakan sehat,” jelas Budiono yang juga wakil ketua DPRD Balikpapan saat ditemui awak media.

    Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Menurut DPRD, tanda khusus di telinga menjadi jaminan bahwa hewan tersebut telah bebas dari penyakit, termasuk cacingan dan gangguan kesehatan lainnya.

    Sebagai informasi, DP3 Balikpapan telah melakukan vaksinasi terhadap hewan kurban sejak awal tahun, yakni Januari hingga Februari 2025, sebagai langkah pencegahan penyakit yang bisa menyerang ternak.

    Saat ditanya apakah ada temuan hewan yang sakit, Komisi II memastikan tidak ditemukan kasus tersebut dalam kunjungan kali ini.

    “Tadi kami lihat langsung, kondisi hewan kurban sehat. Kebersihan kandang juga cukup terjaga. Hewan terlihat aktif dan fisiknya bagus,” terangnya.

    Ia menambahkan, pemeriksaan ini penting agar daging kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan.

    “Jangan sampai setelah disembelih dan dikonsumsi, malah menimbulkan keluhan dari warga,” tegasnya.

    Selain kesehatan hewan, pihaknya juga memeriksa kelengkapan izin para penjual hewan kurban. Menurut aturan, selain harus mendapat rekomendasi dari DP3 Balikpapan, pedagang juga wajib mengantongi izin atau rekomendasi dari kelurahan setempat.

    “Ini penting supaya aktivitas penjualan tidak menimbulkan dampak lingkungan, seperti bau tidak sedap atau tumpukan kotoran hewan yang bisa mengganggu warga sekitar,” jelas politisi PDI Perjuangan.

    Komisi II berharap para pedagang hewan kurban dapat mematuhi seluruh ketentuan yang ada, agar momen Iduladha dapat berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Komisi II DPRD Balikpapan Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pastikan Aman Dikonsumsi

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Komisi II DPRD Balikpapan pastikan hewan kurban di konsumsi dalam keadaan sehat, beberapa lokasi di kunjungi, termasuk izinnya. (Foto:Budiono/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melakukan kunjungan lapangan (kunlap) untuk mengecek langsung kondisi hewan kurban yang dijual di sejumlah titik di kota Balikpapan, Selasa (3/6/2025).

    Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa hewan-hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi.

    Dua lokasi yang menjadi fokus kunjungan yaitu di kawasan Jalan Mulawarman, Balikpapan Timur dan Jalan Masma Is Wahyudi. Berdasarkan data yang diterima, terdapat sekitar 140 hewan kurban yang berada di lokasi-lokasi tersebut.

    Koordinator Komisi II DPRD Balikpapan, Budiono menyampaikan, bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mengonfirmasi bahwa seluruh hewan kurban yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.

    “Hewan kurban yang sudah dicek kesehatannya akan diberi tanda berupa titik di bagian telinganya. Itu sebagai penanda bahwa hewan tersebut sudah dinyatakan sehat,” jelas Budiono yang juga wakil ketua DPRD Balikpapan saat ditemui awak media.

    Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Menurut DPRD, tanda khusus di telinga menjadi jaminan bahwa hewan tersebut telah bebas dari penyakit, termasuk cacingan dan gangguan kesehatan lainnya.

    Sebagai informasi, DP3 Balikpapan telah melakukan vaksinasi terhadap hewan kurban sejak awal tahun, yakni Januari hingga Februari 2025, sebagai langkah pencegahan penyakit yang bisa menyerang ternak.

    Saat ditanya apakah ada temuan hewan yang sakit, Komisi II memastikan tidak ditemukan kasus tersebut dalam kunjungan kali ini.

    “Tadi kami lihat langsung, kondisi hewan kurban sehat. Kebersihan kandang juga cukup terjaga. Hewan terlihat aktif dan fisiknya bagus,” terangnya.

    Ia menambahkan, pemeriksaan ini penting agar daging kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan.

    “Jangan sampai setelah disembelih dan dikonsumsi, malah menimbulkan keluhan dari warga,” tegasnya.

    Selain kesehatan hewan, pihaknya juga memeriksa kelengkapan izin para penjual hewan kurban. Menurut aturan, selain harus mendapat rekomendasi dari DP3 Balikpapan, pedagang juga wajib mengantongi izin atau rekomendasi dari kelurahan setempat.

    “Ini penting supaya aktivitas penjualan tidak menimbulkan dampak lingkungan, seperti bau tidak sedap atau tumpukan kotoran hewan yang bisa mengganggu warga sekitar,” jelas politisi PDI Perjuangan.

    Komisi II berharap para pedagang hewan kurban dapat mematuhi seluruh ketentuan yang ada, agar momen Iduladha dapat berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak. (Adv)

    (Sf/Rs)