Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Yusri saat tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, usai menunaikan ibadah haji. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Yusri, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan haji yang diterima oleh jemaah asal Balikpapan pada musim haji tahun 2025 ini.
Ia menyebut, secara umum pelayanan sudah berjalan sangat baik, terutama selama jemaah berada di Kota Madinah.
"Kalau pelayanan haji dari Kota Balikpapan luar biasa bagusnya. Khususnya saat di Madinah, pelayanannya sangat memuaskan dan tertata rapi," ujar H. Yusri saat ditemui di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, usai menjalani ibadah haji, Selasa (17/6/2025).
Namun demikian, ia juga menyampaikan catatan penting terkait pelayanan di Kota Mekah. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama dari sisi kinerja petugas haji dan perusahaan penyedia layanan di sana.
Ia menilai, perlu ada perhatian lebih dari Kementerian Agama RI dalam hal pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan di Mekah.
“Kalau yang di Madinah bagus sekali pelayanannya. Tapi mungkin dari pihak Kementerian Agama pusat perlu lebih memperhatikan petugas-petugas dan perusahaan pelayanan haji di Mekah. Itu yang masih perlu ditingkatkan,” terang Politisi Partai Golkar.
Yusri menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan pemerintah daerah, tetapi juga harus didukung penuh oleh pemerintah pusat.
Kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah harus merata, baik di Madinah maupun di Mekah.
“Mengingat ibadah haji adalah momen yang sangat dinantikan umat Muslim selama bertahun-tahun, maka pelayanan harus maksimal dan tidak boleh ada yang diabaikan,” tambahnya.
Anggota DPRD Balikpapan berharap agar ke depan dilakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah perbaikan agar pelayanan haji semakin optimal setiap tahunnya.
Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara ibadah haji. Dalam upaya mencegah potensi penularan, Yusri mengimbau seluruh jemaah untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penggunaan masker.
"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat," imbuhnya.
Sebagai bagian dari langkah preventif, pemeriksaan suhu tubuh juga akan dilakukan terhadap seluruh jemaah setibanya di Embarkasi Balikpapan.
Pemeriksaan ini merupakan prosedur standar yang diterapkan guna memastikan kondisi kesehatan jemaah sebelum kembali ke keluarga masing-masing.
“Pemeriksaan suhu tubuh juga akan dilakukan sesaat setelah jemaah tiba di Embarkasi Balikpapan sebagai bagian dari protokol kesehatan,” paparnya lebih lanjut. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H Yusri saat tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan, usai menunaikan ibadah haji. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Yusri, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan haji yang diterima oleh jemaah asal Balikpapan pada musim haji tahun 2025 ini.
Ia menyebut, secara umum pelayanan sudah berjalan sangat baik, terutama selama jemaah berada di Kota Madinah.
"Kalau pelayanan haji dari Kota Balikpapan luar biasa bagusnya. Khususnya saat di Madinah, pelayanannya sangat memuaskan dan tertata rapi," ujar H. Yusri saat ditemui di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, usai menjalani ibadah haji, Selasa (17/6/2025).
Namun demikian, ia juga menyampaikan catatan penting terkait pelayanan di Kota Mekah. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama dari sisi kinerja petugas haji dan perusahaan penyedia layanan di sana.
Ia menilai, perlu ada perhatian lebih dari Kementerian Agama RI dalam hal pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan di Mekah.
“Kalau yang di Madinah bagus sekali pelayanannya. Tapi mungkin dari pihak Kementerian Agama pusat perlu lebih memperhatikan petugas-petugas dan perusahaan pelayanan haji di Mekah. Itu yang masih perlu ditingkatkan,” terang Politisi Partai Golkar.
Yusri menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan pemerintah daerah, tetapi juga harus didukung penuh oleh pemerintah pusat.
Kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah harus merata, baik di Madinah maupun di Mekah.
“Mengingat ibadah haji adalah momen yang sangat dinantikan umat Muslim selama bertahun-tahun, maka pelayanan harus maksimal dan tidak boleh ada yang diabaikan,” tambahnya.
Anggota DPRD Balikpapan berharap agar ke depan dilakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah perbaikan agar pelayanan haji semakin optimal setiap tahunnya.
Meningkatnya kembali kasus Covid-19 di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius bagi pihak penyelenggara ibadah haji. Dalam upaya mencegah potensi penularan, Yusri mengimbau seluruh jemaah untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penggunaan masker.
"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat," imbuhnya.
Sebagai bagian dari langkah preventif, pemeriksaan suhu tubuh juga akan dilakukan terhadap seluruh jemaah setibanya di Embarkasi Balikpapan.
Pemeriksaan ini merupakan prosedur standar yang diterapkan guna memastikan kondisi kesehatan jemaah sebelum kembali ke keluarga masing-masing.
“Pemeriksaan suhu tubuh juga akan dilakukan sesaat setelah jemaah tiba di Embarkasi Balikpapan sebagai bagian dari protokol kesehatan,” paparnya lebih lanjut. (Adv)
(Sf/Rs)