DPRD Kota Balikpapan

    Kebersihan Jadi Kunci Ekonomi dan Citra Kota, DPRD Balikpapan Dorong Aksi Nyata Warga

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    DPRD Kota Balikpapan

    19 Februari 2026 08:08 WIB

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa saat ditemui makam pahlawan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Isu kebersihan lingkungan kini tak lagi sekadar soal estetika kota. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, menegaskan bahwa kebersihan berperan langsung terhadap kenyamanan warga hingga kelancaran aktivitas ekonomi.

    Menurut Taqwa, menjaga kebersihan harus dimaknai sebagai kepentingan bersama, bukan hanya demi mempertahankan predikat Adipura yang selama ini melekat pada Balikpapan.

    Ia menilai, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan daya tarik kota di mata pendatang dan wisatawan.

    “Kalau lingkungan bersih, masyarakat merasa nyaman beraktivitas. Pengunjung pasar juga nyaman, sehingga kegiatan jual beli berjalan lebih lancar,” ucap Taqwa kepada media, Kamis (19/2/2026).

    Pernyataan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan bersih dan menarik.

    Presiden meminta seluruh daerah memperhatikan kebersihan, terutama di kawasan destinasi wisata, pantai, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.

    “Kami menilai, arahan tersebut relevan dengan kondisi Balikpapan sebagai kota jasa dan perdagangan,” jelasnya.

    Menurutnya, citra kota yang bersih akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.

    Ia menegaskan, gerakan kebersihan tidak harus dimulai dari program besar. Gotong royong di lingkungan masing-masing, membersihkan fasilitas umum, hingga menjaga area usaha tetap rapi merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan seluruh elemen masyarakat.

    “Sebagai kader Partai Gerindra, kami juga turut menjalankan kegiatan sosial dan bakti lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kebersihan tersebut,” paparnya.

    Balikpapan sendiri selama ini dikenal sebagai peraih penghargaan Adipura, simbol kota bersih tingkat nasional. Taqwa menegaskan, predikat tersebut harus dipertahankan melalui kesadaran kolektif, bukan semata bergantung pada kebijakan pemerintah.

    Dirinya juga mengingatkan pelaku usaha, khususnya di kawasan pasar dan pusat ekonomi, untuk lebih disiplin dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kebersihan area usaha menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

    “Tidak ada tawar-menawar soal kebersihan. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

    DPRD Balikpapan pun optimistis, dengan semangat gotong royong, masyarakat mampu menjaga kebersihan sekaligus memperkuat citra kota sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    DPRD Kota Balikpapan

    Kebersihan Jadi Kunci Ekonomi dan Citra Kota, DPRD Balikpapan Dorong Aksi Nyata Warga

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    DPRD Kota Balikpapan

    19 Februari 2026 08:08 WIB

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa saat ditemui makam pahlawan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Isu kebersihan lingkungan kini tak lagi sekadar soal estetika kota. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa, menegaskan bahwa kebersihan berperan langsung terhadap kenyamanan warga hingga kelancaran aktivitas ekonomi.

    Menurut Taqwa, menjaga kebersihan harus dimaknai sebagai kepentingan bersama, bukan hanya demi mempertahankan predikat Adipura yang selama ini melekat pada Balikpapan.

    Ia menilai, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan daya tarik kota di mata pendatang dan wisatawan.

    “Kalau lingkungan bersih, masyarakat merasa nyaman beraktivitas. Pengunjung pasar juga nyaman, sehingga kegiatan jual beli berjalan lebih lancar,” ucap Taqwa kepada media, Kamis (19/2/2026).

    Pernyataan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Indonesia yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan bersih dan menarik.

    Presiden meminta seluruh daerah memperhatikan kebersihan, terutama di kawasan destinasi wisata, pantai, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.

    “Kami menilai, arahan tersebut relevan dengan kondisi Balikpapan sebagai kota jasa dan perdagangan,” jelasnya.

    Menurutnya, citra kota yang bersih akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.

    Ia menegaskan, gerakan kebersihan tidak harus dimulai dari program besar. Gotong royong di lingkungan masing-masing, membersihkan fasilitas umum, hingga menjaga area usaha tetap rapi merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan seluruh elemen masyarakat.

    “Sebagai kader Partai Gerindra, kami juga turut menjalankan kegiatan sosial dan bakti lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kebersihan tersebut,” paparnya.

    Balikpapan sendiri selama ini dikenal sebagai peraih penghargaan Adipura, simbol kota bersih tingkat nasional. Taqwa menegaskan, predikat tersebut harus dipertahankan melalui kesadaran kolektif, bukan semata bergantung pada kebijakan pemerintah.

    Dirinya juga mengingatkan pelaku usaha, khususnya di kawasan pasar dan pusat ekonomi, untuk lebih disiplin dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, kebersihan area usaha menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

    “Tidak ada tawar-menawar soal kebersihan. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

    DPRD Balikpapan pun optimistis, dengan semangat gotong royong, masyarakat mampu menjaga kebersihan sekaligus memperkuat citra kota sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia. (Adv)

    (Sf/Rs)