DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Jumlah Penduduk Kian Bertambah, Laisa Minta Pemkot Balikpapan Segera Berbenah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 11:42 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan H Laisa Hamisah saat berada di ruang kerjanya. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Setelah ditetapkannya Kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin banyaknya penduduk di Balikpapan kini kian bertambah, hal ini juga berdampak pada akses jalan yang kerap terjadi kemacetan.

    Melihat seringnya terjadi kemacetan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Laisa Hamisah mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk segera melaukan pembenahan kota mulai saat ini, salah satunya mengenai infrastruktur jalan untuk mengurai terjadinya kemacetan.

    “Jangan sampai ini terlambat, karena kondisi saat ini sudah mulai terasa. Saya sendiri terasa dari rumah ke kantor saja sudah sangat padat," ucap Laisa kepada media, Senin (27/5/2024).

    Saat ini jumlah kendaraan di Kota Balikpapan semakin bertambah, sedangkan fasilitas jalan di Balikpapan masih dikatakan sempit. Maka perlunya inovasi yang dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan.

    Meskipun memang saat ini Pemkot Balikpapan sudah memperhatikan infrastruktur jalan dengan melakukan pelebaran jalan hingga membuka jalan, salah satunya di Jalan Proklamasi Manggar, Balikpapan Timur menuju Kilometer 8 Balikpapan Utara melalui Jalan Transad. Begitu juga wacana Costa Road yang pernah dilakukan pembahasan.

    “Saya sempat meninjau kelanjutan terkait Costa Road ini. Memang perlu dilakukan kajian lagi,” jelasnya.

    Laisa berharap Kota Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), tetap mempunyai moto kota beriman yang nyaman untuk bekerja.

    “Kota Balikpapan tetap terjaga, kondisi aman dan nyaman. Kota Balikpapan bisa menjadi contoh bagi pihak luar, seperti penggunaan klakson yang jarang sekali terdengar di Kota Balikpapan meski terjadi kemacetan,” terangnya.

    Sejak adanya perpindahan IKN di Provinsi Kaltim, ditambah dengan adanya proyek strategis nasional di Kota Balikpapan, menjadikan Kota Balikpapan menjadi tujuan bagi para pendatang.

    “Bahkan ketika ingin berkunjung ke IKN, pastinya akan mampir terlebih dulu ke Balikpapan, maka ini kesempatan juga bagi Pemkot meningkatkan ekonomi dengan berbagai inovasi,” paparnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Jumlah Penduduk Kian Bertambah, Laisa Minta Pemkot Balikpapan Segera Berbenah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    27 Mei 2024 pukul 11:42 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan H Laisa Hamisah saat berada di ruang kerjanya. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Setelah ditetapkannya Kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin banyaknya penduduk di Balikpapan kini kian bertambah, hal ini juga berdampak pada akses jalan yang kerap terjadi kemacetan.

    Melihat seringnya terjadi kemacetan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Laisa Hamisah mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk segera melaukan pembenahan kota mulai saat ini, salah satunya mengenai infrastruktur jalan untuk mengurai terjadinya kemacetan.

    “Jangan sampai ini terlambat, karena kondisi saat ini sudah mulai terasa. Saya sendiri terasa dari rumah ke kantor saja sudah sangat padat," ucap Laisa kepada media, Senin (27/5/2024).

    Saat ini jumlah kendaraan di Kota Balikpapan semakin bertambah, sedangkan fasilitas jalan di Balikpapan masih dikatakan sempit. Maka perlunya inovasi yang dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan.

    Meskipun memang saat ini Pemkot Balikpapan sudah memperhatikan infrastruktur jalan dengan melakukan pelebaran jalan hingga membuka jalan, salah satunya di Jalan Proklamasi Manggar, Balikpapan Timur menuju Kilometer 8 Balikpapan Utara melalui Jalan Transad. Begitu juga wacana Costa Road yang pernah dilakukan pembahasan.

    “Saya sempat meninjau kelanjutan terkait Costa Road ini. Memang perlu dilakukan kajian lagi,” jelasnya.

    Laisa berharap Kota Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), tetap mempunyai moto kota beriman yang nyaman untuk bekerja.

    “Kota Balikpapan tetap terjaga, kondisi aman dan nyaman. Kota Balikpapan bisa menjadi contoh bagi pihak luar, seperti penggunaan klakson yang jarang sekali terdengar di Kota Balikpapan meski terjadi kemacetan,” terangnya.

    Sejak adanya perpindahan IKN di Provinsi Kaltim, ditambah dengan adanya proyek strategis nasional di Kota Balikpapan, menjadikan Kota Balikpapan menjadi tujuan bagi para pendatang.

    “Bahkan ketika ingin berkunjung ke IKN, pastinya akan mampir terlebih dulu ke Balikpapan, maka ini kesempatan juga bagi Pemkot meningkatkan ekonomi dengan berbagai inovasi,” paparnya. (Adv)

    (Sf/Rs)