Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah saat ditemui di ruang komisi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perhatian terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok semakin meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah menyebutkan pihaknya tengah memantau secara intens perkembangan harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar di Kota Balikpapan.
Menurut Fauzi, setiap mendekati Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok.
“Kondisi tersebut kerap memicu kenaikan harga di pasaran, sehingga menjadi keluhan utama masyarakat,” ucap Fauzi kepada awak media, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan komunikasi yang dilakukan dengan Dinas Perdagangan (Disdag) serta instansi terkait lainnya, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan di pasaran.
“Salah satu langkah yang dilakukan menggelar pasar penyeimbang. Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” jelasnya.
Selain sembako, pasar penyeimbang juga menyediakan LPG yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama menjelang hari raya.
Meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, kondisi tersebut masih tergolong dalam batas yang wajar dan belum mengarah pada lonjakan yang signifikan. Pemerintah daerah bersama DPRD terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar kenaikan harga tidak memberatkan masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan hingga menjelang hari raya. Mudah-mudahan stok sembako tetap terjamin, distribusinya juga lancar sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Balikpapan juga turun langsung ke lapangan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di tingkat pedagang.
Melalui sidak tersebut, DPRD dapat memperoleh gambaran nyata terkait situasi pasar, termasuk kemungkinan adanya praktik penimbunan atau distribusi yang tidak lancar.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berdialog langsung dengan para pedagang maupun pembeli mengenai kondisi ekonomi menjelang Idulfitri,” paparnya.
Fauzi menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani momen Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah saat ditemui di ruang komisi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perhatian terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok semakin meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah menyebutkan pihaknya tengah memantau secara intens perkembangan harga sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar di Kota Balikpapan.
Menurut Fauzi, setiap mendekati Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok.
“Kondisi tersebut kerap memicu kenaikan harga di pasaran, sehingga menjadi keluhan utama masyarakat,” ucap Fauzi kepada awak media, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan komunikasi yang dilakukan dengan Dinas Perdagangan (Disdag) serta instansi terkait lainnya, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan di pasaran.
“Salah satu langkah yang dilakukan menggelar pasar penyeimbang. Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” jelasnya.
Selain sembako, pasar penyeimbang juga menyediakan LPG yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama menjelang hari raya.
Meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, kondisi tersebut masih tergolong dalam batas yang wajar dan belum mengarah pada lonjakan yang signifikan. Pemerintah daerah bersama DPRD terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar kenaikan harga tidak memberatkan masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan hingga menjelang hari raya. Mudah-mudahan stok sembako tetap terjamin, distribusinya juga lancar sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Balikpapan juga turun langsung ke lapangan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di tingkat pedagang.
Melalui sidak tersebut, DPRD dapat memperoleh gambaran nyata terkait situasi pasar, termasuk kemungkinan adanya praktik penimbunan atau distribusi yang tidak lancar.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berdialog langsung dengan para pedagang maupun pembeli mengenai kondisi ekonomi menjelang Idulfitri,” paparnya.
Fauzi menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani momen Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok. (Adv)
(Sf/Lo)