DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Halili Desak Pemkot Segera Atasi Masalah Banjir di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara mengungkapkan kekhawatirannya atas musibah banjir yang menggenangi hampir seluruh kawasan di Kota Balikpapan pada Jumat (7/3/2025).

    Banjir ini mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk menambah beban bagi mereka yang sedang mempersiapkan sahur di bulan Ramadan.

    Menurut Halili, bencana ini semakin memperlihatkan urgensi perbaikan infrastruktur drainase di kota ini harus segera dibenahi. Wilayah yang selama ini belum mendapat perhatian, seperti Sungai Ampal dan sekitarnya, harus menjadi prioritas dalam pembangunan drainase. 

    “Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan harus serius dalam melakukan perbaikan infrastruktur drainase, terutama di wilayah yang belum terjamah pembangunan,” ucap Halili kepada awak media, Senin (10/3/2025).

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menjelaskan, meskipun perbaikan drainase bisa mengurangi dampak banjir, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa jam tetap dapat menyebabkan genangan air yang cukup signifikan.

    “Banjir yang kita alami adalah dampak dari hujan deras yang berlangsung lama. Inilah tantangan besar yang harus dihadapi bersama," ujar Halili.

    Banjir kali ini tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga fasilitas umum seperti masjid dan sekolah. Halili sendiri turut merasakan dampak, karena rumahnya di Wonorejo 3, Gunung Samarinda, juga terendam banjir. 

    “Hal ini menegaskan bahwa permasalahan banjir di Balikpapan sudah menjadi masalah besar yang perlu segera dicarikan solusi konkret,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Halili mengimbau pemerintah kota untuk segera mengambil tindakan nyata dalam memperbaiki sistem drainase dan memastikan adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

    Ia berharap dengan perhatian lebih dari semua pihak, masalah banjir dapat diatasi dan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

    "Mari kita bersama-sama mencari solusi terbaik agar Balikpapan bisa terbebas dari masalah banjir dan masyarakat bisa menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, terutama di bulan Ramadan ini," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    Halili Desak Pemkot Segera Atasi Masalah Banjir di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara mengungkapkan kekhawatirannya atas musibah banjir yang menggenangi hampir seluruh kawasan di Kota Balikpapan pada Jumat (7/3/2025).

    Banjir ini mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk menambah beban bagi mereka yang sedang mempersiapkan sahur di bulan Ramadan.

    Menurut Halili, bencana ini semakin memperlihatkan urgensi perbaikan infrastruktur drainase di kota ini harus segera dibenahi. Wilayah yang selama ini belum mendapat perhatian, seperti Sungai Ampal dan sekitarnya, harus menjadi prioritas dalam pembangunan drainase. 

    “Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan harus serius dalam melakukan perbaikan infrastruktur drainase, terutama di wilayah yang belum terjamah pembangunan,” ucap Halili kepada awak media, Senin (10/3/2025).

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menjelaskan, meskipun perbaikan drainase bisa mengurangi dampak banjir, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama beberapa jam tetap dapat menyebabkan genangan air yang cukup signifikan.

    “Banjir yang kita alami adalah dampak dari hujan deras yang berlangsung lama. Inilah tantangan besar yang harus dihadapi bersama," ujar Halili.

    Banjir kali ini tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga fasilitas umum seperti masjid dan sekolah. Halili sendiri turut merasakan dampak, karena rumahnya di Wonorejo 3, Gunung Samarinda, juga terendam banjir. 

    “Hal ini menegaskan bahwa permasalahan banjir di Balikpapan sudah menjadi masalah besar yang perlu segera dicarikan solusi konkret,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Halili mengimbau pemerintah kota untuk segera mengambil tindakan nyata dalam memperbaiki sistem drainase dan memastikan adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

    Ia berharap dengan perhatian lebih dari semua pihak, masalah banjir dapat diatasi dan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

    "Mari kita bersama-sama mencari solusi terbaik agar Balikpapan bisa terbebas dari masalah banjir dan masyarakat bisa menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, terutama di bulan Ramadan ini," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)