DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Minta Pemkot Balikpapan Jaga Kualitas dan Kecepatan Proyek Akhir Tahun

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Ketua II DPRD Kota Balikpapan, Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar lebih serius mempercepat penyelesaian berbagai proyek infrastruktur.

    DPRD menekankan, percepatan yang dilakukan tidak boleh mengorbankan kualitas pekerjaan dan harus tetap mengikuti standar teknis yang telah ditetapkan.

    Wakil Ketua II DPRD Balikpapan, Budiono mengatakan, waktu yang tersisa hingga akhir tahun tinggal sekitar satu bulan. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta memaksimalkan kinerja agar proyek-proyek strategis bisa rampung sesuai jadwal.

    “Pemerintah kota perlu bergerak cepat, tetapi jangan sampai terburu-buru sehingga mengorbankan kualitas pekerjaan. Drainase dan trotoar harus segera diselesaikan, namun tetap sesuai standar teknis,” ujarnya kepada awak media, Kamis (6/11/2025).

    Budiono mencontohkan, sejumlah proyek seperti perbaikan drainase dan trotoar di beberapa titik jalan utama masih berjalan lambat. Ia mengingatkan agar penuntasan proyek tersebut tidak menumpuk di akhir masa anggaran karena berpotensi menimbulkan kendala teknis dan administrasi.

    Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, DPRD mengapresiasi upaya Pemkot Balikpapan dalam mengurangi dampak banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik di kota minyak. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat, terutama pelaku usaha yang beroperasi di sekitar area pekerjaan.

    “Pengerjaan proyek jangan sampai mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Misalnya, jangan menutup akses toko atau jalan terlalu lama karena bisa menghambat usaha warga,” terangnya.

    DPRD juga mencatat masih ada proyek dengan progres lambat, salah satunya di kawasan Jalan Ahmad Yani. Untuk itu, Komisi III DPRD akan memperketat fungsi pengawasan terhadap proyek-proyek yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) hingga akhir tahun.

    Budiono menegaskan, percepatan penyerapan anggaran harus dibarengi dengan pengawasan ketat agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu, tetapi kualitas tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

    DPRD berharap, dengan perencanaan matang dan pelaksanaan yang disiplin, seluruh proyek infrastruktur dapat rampung sesuai target, sehingga manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat dalam peningkatan fasilitas umum dan penanganan banjir. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Minta Pemkot Balikpapan Jaga Kualitas dan Kecepatan Proyek Akhir Tahun

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Ketua II DPRD Kota Balikpapan, Budiono. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar lebih serius mempercepat penyelesaian berbagai proyek infrastruktur.

    DPRD menekankan, percepatan yang dilakukan tidak boleh mengorbankan kualitas pekerjaan dan harus tetap mengikuti standar teknis yang telah ditetapkan.

    Wakil Ketua II DPRD Balikpapan, Budiono mengatakan, waktu yang tersisa hingga akhir tahun tinggal sekitar satu bulan. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diminta memaksimalkan kinerja agar proyek-proyek strategis bisa rampung sesuai jadwal.

    “Pemerintah kota perlu bergerak cepat, tetapi jangan sampai terburu-buru sehingga mengorbankan kualitas pekerjaan. Drainase dan trotoar harus segera diselesaikan, namun tetap sesuai standar teknis,” ujarnya kepada awak media, Kamis (6/11/2025).

    Budiono mencontohkan, sejumlah proyek seperti perbaikan drainase dan trotoar di beberapa titik jalan utama masih berjalan lambat. Ia mengingatkan agar penuntasan proyek tersebut tidak menumpuk di akhir masa anggaran karena berpotensi menimbulkan kendala teknis dan administrasi.

    Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, DPRD mengapresiasi upaya Pemkot Balikpapan dalam mengurangi dampak banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik di kota minyak. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat, terutama pelaku usaha yang beroperasi di sekitar area pekerjaan.

    “Pengerjaan proyek jangan sampai mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Misalnya, jangan menutup akses toko atau jalan terlalu lama karena bisa menghambat usaha warga,” terangnya.

    DPRD juga mencatat masih ada proyek dengan progres lambat, salah satunya di kawasan Jalan Ahmad Yani. Untuk itu, Komisi III DPRD akan memperketat fungsi pengawasan terhadap proyek-proyek yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) hingga akhir tahun.

    Budiono menegaskan, percepatan penyerapan anggaran harus dibarengi dengan pengawasan ketat agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu, tetapi kualitas tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

    DPRD berharap, dengan perencanaan matang dan pelaksanaan yang disiplin, seluruh proyek infrastruktur dapat rampung sesuai target, sehingga manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat dalam peningkatan fasilitas umum dan penanganan banjir. (Adv)

    (Sf/Rs)